Kemenpar Terjunkan Tim Khusus di 38 Provinsi Demi Jaga Nyawa Wisatawan
Kamis, 21 Mei 2026, 01:35 WIBJAKARTA -Â Kementerian Pariwisata menetapkan penguatan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan wisatawan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pariwisata nasional yang berkualitas dan berdaya saing global.Â
Kementerian Pariwisata menjadikan penguatan aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan wisatawan sebagai fondasi utama pariwisata berkualitas.
âIni pekerjaan rumah yang sangat relate dengan kita sebagai penyedia jasa wisata yaitu kita sebagai sumber daya manusianya," kata Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenpar Martini Mohamad Paham dalam Rakornas Pariwisata 2026 di Jakarta, Rabu.
Martini menyampaikan Kementerian Pariwisata telah menyiapkan berbagai modul pelatihan keselamatan wisata untuk aktivitas berisiko tinggi seperti wisata gunung, wisata tirta, arung jeram, hingga snorkeling.
Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi yang melibatkan seluruh pihak mulai dari asosiasi, akademisi, dan praktisi pariwisata, serta diperkuat melalui pelatihan berbasis kompetensi dan sertifikasi profesi.
Kementerian Pariwisata juga menjalankan program tugas pembantuan bagi pemandu wisata gunung dan wisata tirta dengan memberikan pelatihan keselamatan wisata kepada 30 peserta di 38 provinsi.
âKe-30 orang itu diharapkan dapat berbagi ilmunya ke orang lain,â katanya.
Dalam aspek pelayanan wisata, Kementerian Pariwisata juga telah menyusun Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) yang mencakup standar pelayanan wisatawan sejak tahap perencanaan perjalanan hingga kembali dari destinasi.
âDokumen ini bisa dimanfaatkan teman-teman tidak hanya pemerintah daerah setempat tapi juga akademisi, industri, dan profesi,â ujar Martini.
Dia melanjutkan bahwa kini pemerintah juga terus mempertajam arah pengembangan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) sebagai pusat unggulan pendidikan vokasi pariwisata dalam mencetak sumber daya manusia profesional dan berdaya saing global.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana juga sudah menyampaikan bahwa Kementerian Pariwisata telah menyusun lima program strategis untuk menghadapi tantangan di sektor pariwisata nasional. Salah satu dari program itu berkaitan dengan peningkatan keselamatan berwisata.
Dalam program peningkatan keselamatan berwisata akan difokuskan pada pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kesiap siagaan pelaku pariwisata dalam menghadapi berbagai risiko yang ada.
- pemandu wisata
- kementerian pariwisata
- rakornas pariwisata 2026
- keselamatan wisatawan
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
BMKG: Hujan Buatan Tak Bisa Atasi Kebakaran di Tangerang
-
Dihajar Kamboja, Tim Bola Voli Indonesia Gagal Juara SEA V Cup 2026 Leg Pertama
-
Pelayanan Keuangan Harus Dekat Warga
-
Pemerintah Kanada Ajukan RUU Blokir Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
-
Mendukbangga Wihaji: Waktu Berkualitas Ayah dan Anak Tak Bisa Digantikan AI.
-
Pastikan Keselamatan Wisatawan, Sebagian Objek Wisata Utama di NTT Ditutup Sementara Pascagempa
-
SPBU bp Ikutan Pangkas Harga BP Ultimate Diesel Mulai Hari Ini!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.