Restrukturisasi Besar Telkom Dimulai, 10 Anak Usaha Diminta Tutup Juni Ini

Rabu, 20 Mei 2026, 17:45 WIB

JAKARTA – RestrukturisasiBUMN menjadi langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan efisiensi, memperkuat tata kelola, serta mengurangi beban perusahaan negara yang dinilai tidak produktif.

Melalui konsolidasi, merger, hingga penutupan entitas yang terus merugi, pemerintah berupaya memastikan BUMN lebih fokus pada sektor yang memiliki nilai ekonomi dan dampak publik yang jelas.

Ket. Foto: Arsip - Logo Telkom di gedung PT Telkom Indonesia Tbk. — Sumber: ANTARA/ HO-PT Telkom Indonesia

Di sisi lain, langkah ini juga mencerminkan dorongan agar BUMN tidak hanya bergantung pada suntikan modal negara, tetapi mampu beroperasi lebih sehat dan kompetitif.

Namun, proses rasionalisasi tetap menghadapi tantangan, mulai dari penyesuaian tenaga kerja, potensi resistensi internal, hingga risiko berkurangnya peran pelayanan publik apabila transformasi tidak dilakukan secara terukur.

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyebutkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) meminta 10 anak perusahaannya ditutup pada Juni 2026.

"Akhir Juni ini kita diminta menutup 10 anak perusahaan. Dan, insya Allah kita komit bisa menutup 10 anak perusahaan, jadi dari 67 (anak perusahaan) itu, (pemangkasan) 10 (di antaranya) terjadi di akhir bulan Juni, bulan depan," kata Direktur Strategic Business Development and Portfolio Telkom Seno Soemadji di Jakarta, Rabu (20/5).

Seno mengatakan perseroan kini tengah melakukan pertimbangan dan kajian lebih jauh terkait anak-anak perusahaan yang memiliki lini bisnis hampir sama atau tumpang tindih (overlap) satu sama lain.

"Memang secara bisnis kita juga sudah melakukan pertimbangan, kita melakukan analisa bahwa streamlining (perampingan) ini, terutama yang overlap, yang bisnis-bisnisnya berada di (bidang yang) sama. Itu salah satu yang akan kita watch," jelas dia.

Lebih lanjut, Seno mengatakan pertimbangan juga melihat dari sisi performa atau kinerja anak perusahaan yang kurang optimal selama dua tahun terakhir.

Namun, ia enggan menyebutkan apa saja anak-anak perusahaan Telkom yang kemungkinan besar akan dipangkas menyusul permintaan Danantara tersebut.

"Menurut saya nanti (diumumkan). Karena kita ada beberapa pendekatan dan pertimbangan sensitivitas. Tapi (informasi lebih lanjut) bisa disampaikan nanti," ujar Seno.

Adapun secara umum, Danantara meminta Telkom untuk memangkas sekitar 60 anak perusahaan menjadi 22 saja.

Terkait progres tersebut, Seno mengatakan pihaknya masih berupaya memastikan proses dan tata kelola yang tepat, sehingga membutuhkan waktu secara bertahap.

"Kita mesti memastikan governance process-nya betul, hipotesanya dan tahapannya semuanya betul," kata dia.

Ia menilai langkah perampingan tersebut merupakan bagian dari agenda transformasi perusahaan untuk memperkuat fokus bisnis utama serta meningkatkan pengelolaan aset.

Selain itu, Telkom juga tengah melakukan penataan portofolio bisnis agar dapat menciptakan nilai tambah yang jauh lebih besar sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan.

Sejalan dengan itu, Telkom juga memperkuat peran perusahaan sebagai induk usaha strategis (strategic holding). Sementara, operasional bisnis dijalankan oleh entitas operating company yang menjadi penggerak utama pada masing-masing lini usaha.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.