Cedera Pergelangan Tangan Paksa Alcaraz Absen di Wimbledon 2026
Rabu, 20 Mei 2026, 08:55 WIBPARIS - Harapan Carlos Alcaraz untuk kembali merebut gelar Wimbledon tahun ini sirna. Petenis nomor dua dunia tersebut memastikan diri mundur dari turnamen Grand Slam lapangan rumput itu akibat cedera pergelangan tangan yang belum pulih sepenuhnya.
Keputusan tersebut diumumkan Alcaraz pada hari Selasa (19/5) waktu setempat. Selain Wimbledon, juara dua kali turnamen bergengsi di All England Club itu juga dipastikan absen pada ajang pemanasan Queenâs Club Championships.
âPemulihan saya berjalan dengan baik dan kondisi saya jauh lebih membaik. Namun sayangnya saya masih belum siap untuk bermain. Karena itu saya harus mundur dari Queenâs dan Wimbledon,â ujar Alcaraz.
âDua turnamen ini sangat spesial bagi saya dan saya akan sangat merindukannya. Kami akan terus bekerja keras agar saya bisa kembali secepat mungkin.â
Cedera itu dialami Alcaraz saat menjalani pertandingan putaran pertama Barcelona Open bulan lalu. Sejak saat itu, petenis asal Spanyol tersebut terus menepi dan terpaksa menarik diri dari sejumlah turnamen penting, mulai dari Madrid Open, Rome Masters, hingga Roland Garros, turnamen yang dalam dua edisi terakhir berhasil ia menangi.
Absennya Alcaraz menjadi pukulan besar bagi Wimbledon. Pasalnya, petenis berusia 23 tahun itu merupakan salah satu ikon utama generasi baru tenis dunia sekaligus penguasa dua edisi terakhir turnamen tersebut.
Alcaraz merebut gelar Wimbledon pertamanya pada 2023 setelah menumbangkan Novak Djokovic dalam final epik lima set. Setahun kemudian, ia kembali mengalahkan Djokovic untuk mempertahankan mahkota juaranya di lapangan rumput London.
Musim 2026 sebenarnya berjalan impresif bagi Alcaraz. Awal tahun ini ia sukses menjuarai Australian Open dan menjadi petenis termuda yang berhasil melengkapi Career Grand Slam. Ia juga mengoleksi gelar di Doha dan membukukan rekor 22 kemenangan serta hanya tiga kekalahan sepanjang musim.
Namun cedera pergelangan tangan membuat momentumnya terhenti. Wimbledon 2026 pun menjadi Grand Slam ketiga yang terpaksa dilewatkan Alcaraz sejak debut di Australian Open 2021. Sebelumnya, ia juga pernah absen di Australian Open 2023 akibat cedera hamstring.
Cedera Alcaraz sekaligus menghentikan sementara rivalitas panasnya dengan Jannik Sinner, petenis nomor satu dunia yang kini difavoritkan merajai Roland Garros dan Wimbledon musim ini.
Persaingan keduanya dalam dua tahun terakhir menjadi pusat perhatian dunia tenis. Alcaraz kehilangan posisi puncak ranking ATP setelah kalah dari Sinner pada final Monte Carlo Masters, April lalu.
Meski demikian, petenis Spanyol itu tetap menunjukkan mentalitas matang dengan memilih fokus pada pemulihan ketimbang memaksakan diri kembali ke lapangan.
âSaya lebih memilih kembali sedikit lebih lambat tetapi dalam kondisi terbaik, daripada terlalu cepat kembali dan justru memperburuk cedera,â kata Alcaraz.
âSaya masih memiliki karier yang panjang di depan. Jadi saya tidak takut melewatkan beberapa turnamen demi memastikan proses pemulihan berjalan sempurna.â
Di sisi lain, Sinner mengaku kecewa tidak bisa kembali berduel dengan rival utamanya tersebut di Wimbledon.
âIni kabar yang menyedihkan bagi kami semua. Sebagai kompetitor, Anda selalu ingin menghadapi pemain terbaik dunia dan dia jelas salah satu yang terbaik di lapangan rumput,â ujar Sinner.
Wimbledon 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni hingga 12 Juli mendatang. Dengan absennya Alcaraz, persaingan perebutan gelar diprediksi semakin terbuka, meski Sinner kini menjadi unggulan terkuat untuk mengangkat trofi di London.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Polres Metro Bekasi Selidiki Tewasnya Tiga Kru Kesenian Sisingaan
-
Persib VS Persijap: Babak Pertama Laga Tanpa Gol, Maung Bandung Ketar Ketir
-
Pertumbuhan Ekonomi Terancam Melambat Tanpa Inovasi Pembiayaan, OJK Ingatkan Ini
-
Pecahkan Rekor Roger Federer, Djokovic Melaju Perempat Final Wimbledon
-
BMKG Prakirakan Kota-kota Besar di Pulau Jawa Bakal Diselimuti Awan
-
Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang
-
Banjir dan Longsor di Sigi Rendam 50 Hektare Sawah Warga.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.