- Home
-
- Luar Negeri
-
- Turis Selandia Baru Terjun...
Turis Selandia Baru Terjun ke Air Mancur Ikonik Italia Trevi Fountain
Selasa, 19 Mei 2026, 12:48 WIBROMA - Seorang turis yang mengunjungi Roma menuai kemarahan dan kekecewaan di media sosial setelah ia terjun ke Air Mancur Trevi Fountain. yang terkenal di kota itu, Senin (18/5).
Dari Fox News, pria itu digambarkan oleh media Inggris The Telegraph sebagai pengunjung berusia 30 tahun dari Selandia Baru. Ia difilmkan melompat ke air mancur bersejarah itu dengan pakaian lengkap sementara kerumunan orang di dekatnya menyaksikan.
Sebuah video TikTok tentang insiden tersebut, yang telah dilihat lebih dari 12 juta kali, menunjukkan turis itu berjalan mundur sebelum berlari menuju air mancur dan kemudian terjun ke air.
Pria itu terus bergerak di dalam air mancur bahkan ketika polisi memerintahkannya untuk keluar, menurut media tersebut.
Pihak berwenang dilaporkan mendendanya 500 euro, atau sekitar 580 dolar ASâ dan melarangnya kembali ke lokasi tersebut, menurut laporan media.
Trevi Fountain adalah salah satu landmark yang paling banyak dikunjungi di Roma. Meskipun ada aturan ketat dan peningkatan langkah-langkah keamanan, air mancur ini telah berulang kali mengalami insiden turis memasuki air.
Insiden terbaru dengan cepat memicu reaksi negatif daring, dengan banyak komentator mengkritik perilaku turis tersebut sebagai tidak sopan.
"Maaf, saudara-saudara Italia. Beberapa dari kita melewatkan pelajaran tentang menghormati tempat-tempat," tulis seorang pengguna Reddit.
Komentar lain menambahkan, "Jelas tidak memahami pepatah 'di mana orang Roma melakukan apa yang dilakukan orang Roma'."
Yang lain berpendapat hukumannya seharusnya lebih berat.
"Jika saya adalah otoritas Italia, saya akan menjadikan orang ini sebagai contoh," komentar seorang pengguna.
Kontroversi ini menyusul beberapa insiden serupa di Air Mancur Trevi dalam beberapa tahun terakhir.
Roma baru-baru ini memperkenalkan pembatasan dan biaya baru yang bertujuan untuk melindungi Air Mancur Trevi dari kepadatan pengunjung dan insiden turis yang berulang.
Insiden tersebut dengan cepat memicu kemarahan di media sosial, dengan banyak pengguna media sosial menyebut tindakan turis tersebut tidak sopan. (iStock)
Mulai Februari 2026, pengunjung asing diharuskan membayar biaya masuk kecil untuk mengakses landmark tersebut karena pejabat kota berupaya mengelola keramaian dengan lebih baik dan melestarikan situs bersejarah tersebut.
Trevi Fountain menarik puluhan ribu pengunjung setiap hari dan lebih dari 9 juta orang setiap tahunnya, menurut pejabat Roma.
Para pemimpin kota sebelumnya mengatakan bahwa kepadatan pengunjung di air mancur semakin sulit dikelola, terutama selama periode puncak pariwisata.
- Roma
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.