Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelatihan Vokasi Nasional Tahap II Resmi Dibuka, Saatnya Berburu Skill Baru

📅 Senin, 18 Mei 2026, 10:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelatihan Vokasi Nasional Tahap II Resmi Dibuka, Saatnya Berburu Skill Baru Doc: ANTARA/ Maulana Surya
Ket. Ilustrasi - Peserta kejuruan otomotif mengikuti pelatihan pemeliharaan kendaraan ringan sistem injeksi di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Solo, Jawa Tengah.

JAKARTA – Program pelatihan vokasi menjadi langkah strategis untuk menjembatani kebutuhan dunia industri dengan kualitas tenaga kerja yang tersedia.

Di tengah perubahan pasar kerja yang semakin cepat akibat digitalisasi dan otomatisasi, pelatihan vokasi dinilai mampu menciptakan sumber daya manusia yang lebih adaptif, terampil, dan siap kerja.

Program ini tidak hanya menekan angka pengangguran, tetapi juga meningkatkan produktivitas sektor industri melalui tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar.

Tantangannya, efektivitas pelatihan vokasi sangat bergantung pada relevansi kurikulum, keterlibatan industri, serta keberlanjutan penyerapan lulusan di dunia kerja.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Tahap II mulai 19 Mei hingga 9 Juni 2026.

“Kami mengajak masyarakat, khususnya angkatan kerja muda, untuk memanfaatkan Program Pelatihan Vokasi ini,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan Pelatihan Vokasi Nasional Tahap II memiliki kuota 30 ribu peserta. Pendaftaran peserta sendiri dilakukan melalui laman resmi skillhub.kemnaker.go.id.

Lebih lanjut, Darmawansyah mengatakan bahwa program ini diprioritaskan untuk lulusan SMA/SMK sederajat dan terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun serta telah memiliki akun pada platform SIAPkerja.

Seluruh rangkaian pelatihan vokasi disediakan secara gratis oleh pemerintah. Program tersebut disusun untuk mengembangkan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap dan etos kerja agar peserta siap bekerja maupun berwirausaha.

“Program ini penting untuk meningkatkan kompetensi, daya saing dan kesiapan kerja agar bisa langsung terserap di dunia kerja atau berwirausaha,” ujar Darmawansyah.

Adapun tahapan pelaksanaan program dimulai dengan pendaftaran pada 19 Mei–9 Juni 2026 melalui laman skillhub.kemnaker.go.id dan platform SIAPkerja.

Selanjutnya, proses seleksi dan wawancara dilaksanakan pada 10–17 Juni 2026. Hasil seleksi diumumkan pada 18 Juni 2026, sedangkan kick off dan orientasi program dilaksanakan pada 22 Juni 2026.

Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di 21 Unit Pelaksana Teknis Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (UPT BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) dan Unit Pelatihan Teknis Daerah (UPTD) Kemnaker di seluruh Indonesia.

Peserta akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
OPEC Proyeksikan Permintaan...
Luar Negeri
Bank of America Didenda $1,...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.