Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jangan Sekadar Janji, Nabilah Desak Pemprov DKI Tuntaskan RW Kumuh pada 2027

4 Selasa, 03 Nov 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jangan Sekadar Janji, Nabilah Desak Pemprov DKI Tuntaskan RW Kumuh pada 2027 Jangan Sekadar Janji, Nabilah Desak Pemprov DKI Tuntaskan RW Kumuh pada 2027 Doc: Istimewa.
Ket. Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Hj. Nabilah Aboebakar Alhabsyi M.Si

JAKARTA – DPRD DKI Jakarta mendorong Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman agar menjadikan penuntasan kawasan RW kumuh sebagai salah satu prioritas dalam RAPBD 2027.

Dorongan ini mencerminkan kebutuhan memperkuat keberpihakan anggaran terhadap perbaikan kualitas permukiman warga.

Persoalan kawasan kumuh tidak cukup ditangani melalui pembangunan fisik semata, tetapi juga membutuhkan pembenahan sanitasi, drainase, akses air bersih, dan infrastruktur dasar secara terpadu.

Karena itu, penetapan program tersebut sebagai prioritas anggaran harus disertai target penyelesaian yang terukur dan pengawasan pelaksanaan agar alokasi APBD benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS, Hj. Nabilah Aboebakar Alhabsyi M.Si, meminta agar perencanaan anggaran tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu menjawab persoalan mendasar yang selama ini dihadapi masyarakat di kawasan permukiman padat.

Menurut Nabilah, masih adanya lingkungan dengan kondisi rumah tidak layak, sanitasi terbatas, drainase buruk, serta minimnya fasilitas lingkungan menunjukkan perlunya penanganan yang lebih terarah dan terintegrasi.

“Dinas Perumahan harus memiliki target yang jelas dalam menyelesaikan persoalan RW kumuh. Jangan sampai anggaran terus dialokasikan setiap tahun, tetapi masyarakat belum merasakan perubahan kondisi lingkungan tempat tinggalnya,” ujarnya.

Ia juga meminta agar setiap program disusun berdasarkan pemetaan kebutuhan di lapangan, sehingga intervensi pemerintah tidak dilakukan secara seragam, melainkan sesuai karakteristik dan tingkat permasalahan masing-masing kawasan.

Nabilah berharap pembahasan RAPBD 2027 dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen Pemprov DKI dalam meningkatkan kualitas hunian dan lingkungan masyarakat.

“Pada akhirnya, pembangunan harus dirasakan manfaatnya oleh warga. Kita ingin kawasan yang hari ini masih masuk kategori kumuh secara bertahap bisa dituntaskan, sehingga masyarakat memiliki lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan layak,” tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...

Seni ukir Suku Kamoro di Papua Tengah

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Seni ukir Suku Kamoro di Pa...
Ekonomi
Beras Pecah Membanjir, Stok...
Advertisement
Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

Bek Timnas Indonesia Sabet "Man of the Match" Liga Champions Usai Lille Tahan Imbang Bodo/Glimt

04 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.