Garuda Diharapkan Juara Grup A

Rabu, 03 Des 2025, 07:40 WIB

JAKARTA – Hanya melawan dua negara, tim U-22 Indonesia diharapkan menjadi juara grup A SEA Games 2025 Thailand. Undian ulang yang dilakukan panitia akibat mundurnya Kamboja membawa perubahan signifikan pada komposisi Grup A.

Singapura yang sebelumnya berada di grup lain kini masuk menggantikan Kamboja. Sedangkan Indonesia akhirnya hanya bersaing dengan Filipina dan Myanmar. Perubahan itu memaksa panitia mengatur ulang jadwal pertandingan.

Ket. Foto: Pesepak bola Timnas Indonesia U-22 mengikuti sesi latihan di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11). Latihan tersebut sebagai persiapan untuk berlaga pada ajang Sea Games 2025 di Thailand. — Sumber: ANTARA/Fauzan

Garuda Muda asuhan Indra Sjafri akan memulai langkah pada tanggal 8 Desember menghadapi Filipina. Kemudian, menutup babak penyisihan grup bertemu Myanmar pada tanggal 12 Desember. Seluruh laga fase grup Indonesia dipusatkan di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai.

Meski situasi grup berubah, target besar tetap mengemuka. PSSI secara resmi mengajukan target medali perak kepada Kemenpora. Namun tetap membuka peluang lebih tinggi jika skuad muda Indonesia mampu melampaui ekspektasi. Target internal tim justru lebih ambisius. Skuad dan staf pelatih sepakat membidik medali emas, melanjutkan pencapaian pada edisi sebelumnya.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menegaskan bahwa tekad para pemain untuk kembali merebut emas lahir dari dorongan internal mereka sendiri. “Kalau berkaitan dengan target, saya bersama coach Indra menyampaikan bahwa ini adalah tekad pemain. Seperti Hokky sampaikan, itu suara hati mereka,” ujar Sumardji.

Dia memastikan seluruh pemain siap bertarung habis-habisan untuk mempertahankan prestasi tertinggi yang telah diraih pada SEA Games terakhir. Menurutnya, semangat itu menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat meski jumlah peserta grup kini berkurang.

Indonesia datang ke Thailand dengan para pemain muda yang sedang berkembang. Pola persiapan berlapis diterapkan Indra Sjafri, termasuk pemusatan latihan serta seleksi intensif yang terus berlangsung hingga menjelang keberangkatan. Dengan jadwal pertandingan yang relatif padat dan format kompetisi yang menuntut konsistensi, kekuatan mental menjadi faktor yang sangat ditekankan pelatih. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.