- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS dan Tiongkok Sepakat Tu...
AS dan Tiongkok Sepakat Turunkan Tarif Beberapa Produk
Senin, 18 Mei 2026, 01:05 WIBBEIJING - Kementerian Perdagangan Tiongkok mengungkapkan, pertemuan delegasi Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) dalam kunjungan Presiden Donald Trump akhir pekan lalu menghasilkan kesepakatan untuk menurunkan bea masuk pada beberapa produk guna mendorong perdagangan bilateral.Â
Kementerian tersebut mengeluarkan pernyataan pada Sabtu (16/5) setelah pertemuan puncak selama dua hari di Beijing antara Trump dan pemimpin Tiongkok Xi Jinping.
Tiongkok mengatakan, Beijing dan Washington akan mengadopsi serangkaian langkah, termasuk saling mengurangi bea masuk pada produk-produk tertentu, untuk memperluas perdagangan bilateral di berbagai bidang termasuk pertanian.
Pernyataan itu tidak memberikan rincian lebih lanjut, dan menambahkan bahwa kedua tim perunding saat ini masih bernegosiasi mengenai detailnya. Trump sebelumnya menyatakan bahwa tarif tidak dibahas dalam pertemuannya dengan Xi.
âKami tidak membahas tarif,â kata Trump kepada wartawan pada 15 Mei di atas pesawat Air Force One. âMereka membayar tarif yang cukup besar, tetapi kami tidak membahasnya,â kata Trump.
Bloomberg Economics, dalam sebuah laporan yang diterbitkan pada 15 Mei, mengatakan masih belum jelas ke mana tarif akan diterapkan. Jika AS menindaklanjuti niatnya untuk memberlakukan kembali tarif timbal balik sebelumnya,
âTiongkok akan mengalami peningkatan sekitar 10 persen tarifnya, yang dapat memicu pengenaan tarif balasan,â katanya.
Pernyataan tersebut mengonfirmasi rencana Tiongkok untuk membeli pesawat AS, meskipun tidak menyebutkan jumlah atau mereknya.
Kepala eksekutif GE Aerospace, Larry Culp, dan CEO Boeing Co, Kelly Ortberg, ikut bersama Trump ke KTT di Beijing dan bertemu dengan para pejabat negara di sana.
Tiongkok juga mengatakan akan aktif menanggapi kekhawatiran AS terkait izin impor untuk pabrik daging sapinya, serta masalah yang berkaitan dengan impor unggas dari beberapa negara bagian AS.
Dewan Investasi dan Perdagangan
Kementerian Perdagangan menegaskan kembali bahwa kedua pihak sepakat untuk membentuk dewan investasi dan perdagangan guna membahas berbagai permasalahan.
Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer sebelumnya mengatakan bahwa kedua pihak telah membahas pembentukan âDewan Perdaganganâ yang akan mengurangi tarif setidaknya untuk barang-barang non-kritis senilai 30 miliar dollar AS.
Tiongkok mengatakan AS akan menanggapi kekhawatiran Beijing terkait penahanan otomatis produk susu dan hasil laut dari Tiongkok, ekspor tanaman pot ke AS, dan penetapan Shandong sebagai zona bebas Flu Burung Patogen Tinggi.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Karhutla Mengancam Natuna, Lanud RSA Aktifkan Posko Udara Siaga Darurat
-
Warga Cianjur Sempat Panik, Pertamina Akhirnya Bongkar Kondisi Stok BBM yang Sebenarnya Akibat Konflik Dunia
-
Menteri ESDM dan Freeport McMoran Akan Bahas Divestasi Saham, Indonesia Berpotensi Dapat Tambahan Saham Lebih dari 10 Persen
-
Kabupaten Penajam Target Hadirkan 500 Lowongan pada Bursa kerja di Agustus 2025
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Kunjungi Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.