Menteri Kebudayaan Fadli Zon Kunjungi Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin 

Minggu, 09 Feb 2025, 20:16 WIB

Banjarmasin– Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, dalam kunjungan kerja ke Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyempatkan diri mengunjungi Masjid Sultan Suriansyah, masjid yang dibangun Sultan pertama di Tanah Banjar.

"Pak Menteri Fadli Zon sempat mengunjungi masjid dan ziarah ke makam Sultan Suriansyah," ujar Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, Minggu (9/2).

Ket. Foto: Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, didampingi Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, saat mengunjungi Masjid Sultan Suriansyah Banjarmasin, mesjid peninggalan Sultan pertama di Tanah Banjar pada 8 Februari 2025. — Sumber: ANTARA

Selain ke tempat bersejarah di Kuin Utara di Banjarmasin Utara tersebut, kata Ibnu Sina, Menteri Fadli Zon juga mengunjungi Museum Kayuh Baimbai.

"Museum yang memamerkan barang-barang bersejarah tentang perjuangan dan sejarah kota ini," ujarnya.

Ibnu Sina berharap dengan hadirnya Menteri Kebudayaan di kota ini memberi dampak signifikan bagi peningkatan pelestarian kebudayaan Banjar dan tempat-tempat bersejarah sebagai kota tua yang sudah berusia 498 tahun.

Masjid Sultan Suriansyah dibangun pada masa pemerintahan Sultan Suriansyah (1526–1550), Raja Banjar pertama yang memeluk agama Islam.

Bangunan Masjid Sultan Suriansyah berkonstruksi kayu ulin (kayu besi), kayu khas di Tanah Kalimantan.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan pujiannya dengan arsitektur bangunan masjid yang begitu indah ukirannya.

Dia berharap masjid yang menunjukkan besarnya sejarah kesultanan Banjar dan kebudayaan dapat terus dijaga kelestariannya.

Selain itu, Menteri Fadli Zon juga memberikan komentarnya terhadap Museum Kayuh Baimbai, yakni museum yang memberikan visi atau informasi yang menggambarkan Kota Banjarmasin, karena letaknya tepat berada di tepian Sungai Martapura.

"Saya melihat bahwa ini adalah salah satu museum yang memberikan visi tentang lahirnya Kota Banjarmasin yang dulu memang kota sungai," ujarnya.

Dia menjelaskan peninggalan budaya material seperti senjata-senjata tradisional menambah nilai informatif.

Fadli Zon berharap keberadaan museum ini harus tetap hidup agar menjadi jembatan bagi generasi sekarang untuk mengenal sejarah dan kebudayaan asli lokal.

"Jadi, tanpa adanya museum mungkin kita kesulitan untuk menjembatani masa lalu dengan masa kini, tapi kita berharap juga ini menjadi museum yang hidup, banyak aktivitas terutama untuk literasi edukasi tentang kota, tentang sejarahnya, budayanya, peradabannya," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.