Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Sigi Sulawesi Tengah, BMKG Sebut Dipicu Sesar Palu-Koro

Sabtu, 16 Mei 2026, 17:50 WIB

Sigi - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,8 mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (16/5) pukul 16.34 WITA.

Kepala BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, mengatakan gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer dan tidak berpotensi tsunami.

Ket. Foto: Gempa bumi mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi tengah dengan magnitudo 4,8 pada Sabtu (16/5). — Sumber: Antara

“Gempa berlokasi di darat pada jarak 21 kilometer utara Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah,” kata Cipto di Palu.

Ia menjelaskan episenter gempa berada pada koordinat 1,20 Lintang Utara dan 119,89 Bujur Timur.

Menurut Cipto, berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Palu-Koro.

“Berdasarkan estimasi peta guncangan dan laporan masyarakat, gempa dirasakan di Kabupaten Sigi dengan skala intensitas IV MMI dan di Kota Palu dengan skala III MMI,” ujarnya.

Hingga pukul 17.00 WITA, BMKG mencatat satu kali gempa susulan dengan magnitudo 1,7 pada kedalaman lima kilometer.

Meski demikian, hingga kini belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

BMKG juga mengimbau masyarakat di Sulawesi Tengah, khususnya Kabupaten Sigi, agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,4 juga mengguncang wilayah barat laut Donggala, Sulawesi Tengah, Sabtu siang pukul 12.09 WIB.

Berdasarkan laporan awal BMKG, pusat gempa berada sekitar 87 kilometer barat laut Donggala pada koordinat 0,35 Lintang Utara dan 119,69 Bujur Timur dengan kedalaman 12 kilometer.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

Sulawesi Tengah dikenal sebagai salah satu wilayah rawan gempa di Indonesia karena berada di kawasan pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif serta dipengaruhi aktivitas Sesar Palu-Koro yang kerap memicu gempa bumi di wilayah Sulawesi.

Gempa magnitudo 2,4 tergolong kecil dan umumnya tidak menyebabkan kerusakan signifikan. Namun, kedalaman gempa yang relatif dangkal dapat membuat getaran terasa lebih kuat di wilayah yang dekat dengan pusat gempa.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.