Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, Petani Deli Serdang Kini Bisa Pinjam Alat Canggih Secara Gratis, Cek Syaratnya di Sini

📅 Jumat, 15 Mei 2026, 03:40 WIB | Oleh:
Kabar Gembira, Petani Deli Serdang Kini Bisa Pinjam Alat Canggih Secara Gratis, Cek Syaratnya di Sini Doc: ANTARA/Juraidi
Ket. Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan meninjau lahan pertanian milik petani di Kecamatan Percut Seit Tuan.

LUBUK PAKAM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, Sumatera Utara, bergerak cepat merespons keluhan petani dan peternak di Kecamatan Percut Sei Tuan terkait buruknya infrastruktur penunjang produksi pangan. 

Terkait dengan aspirasi petani dan peternak tersebut, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan di Lubuk Pakam, Kamis, mengaku telah menginstruksikan Dinas Pertanian serta Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi agar segera turun ke lapangan untuk melakukan kajian, pengukuran, dan mempercepat proses pengerjaan, khususnya terkait irigasi dan jalan rusak.

"Kita ingin persoalan yang disampaikan petani ini segera ditindaklanjuti. Infrastruktur pertanian harus dibenahi supaya hasil pertanian meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga ikut naik," katanya.

Kepala desa juga diminta aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar proses pembangunan berjalan lancar, termasuk mendukung akses masuk alat berat ke lokasi pekerjaan.

Selain pembangunan infrastruktur, Pemkab Deli Serdang tahun ini juga akan menurunkan sejumlah alat dan mesin pertanian (alsintan) modern yang dapat dipinjam petani secara gratis.

Petani hanya dibebankan biaya bahan bakar sesuai kebutuhan penggunaan, sementara biaya perawatan dan pemeliharaan ditanggung pemerintah daerah.

“Alsintan yang diberikan ini juga bersumber dari uang pajak rakyat, jadi sudah seharusnya kembali pada rakyat. Silakan manfaatkan dengan baik dan dijaga bersama,” ucapnya.

Terkait peternakan, pemkab berkomitmen membantu peternak melalui dukungan vaksinasi dan vitamin ternak, sedangkan bantuan bibit ternak diberikan jika masyarakat membentuk kelompok peternak secara resmi.

"Saya mau kalau memang beternak, masyarakat bisa benar-benar hidup dari sini. Jadi bukan hanya bibit yang akan pemerintah daerah berikan, tapi juga pemasaran hasil ternaknya," katanya.

Untuk mendukung pemasaran ternak masyarakat, katanya, Rumah Potong Hewan (RPH) yang sedang dalam proses pembangunan di Tanjung Morawa nantinya diarahkan mengambil pasokan ternak dari peternak lokal Desa Kolam dan sekitarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.