Pemkot: Bandung Perkuat Posisi sebagai Kota Kreatif lewat Transformasi Digital
Kamis, 14 Mei 2026, 14:05 WIBBANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Kementerian Ekonomi Kreatif terus mendorong pelaku ekonomi kreatif agar mampu naik kelas melalui penguasaan teknologi digital.
Hal itu diungkapkan Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekraf, Adi Mukhtar Rivai, dalam kegiatan peningkatan kapasitas SDM ekonomi kreatif bertema Naik Kelas Go Digital di Hotel Aston Tropicana, Kota Bandung, Rabu (13/5) lalu.
Adi mengatakan, ekonomi kreatif kini telah menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional. Sektor ini tidak lagi dipandang sebelah mata melainkan sebagai sektor strategis yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat identitas budaya, sekaligus mendorong inovasi teknologi.
âEkonomi kreatif sekarang bukan lagi dianggap sektor pelengkap. Ini sudah menjadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional yang mampu menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah,â kata Adi.
Ia menyebut Jawa Barat menjadi salah satu provinsi dengan investasi ekonomi kreatif tertinggi di Indonesia. Kota Bandung pun dinilai memiliki ekosistem kreatif yang sangat kuat mulai dari fashion, kuliner, desain, musik hingga konten digital yang kini berkembang pesat.
âBandung sudah dikenal sebagai pusat kreativitas nasional. Sekarang bukan hanya fashion dan kuliner, tetapi juga konten digitalnya mulai melesat,â ujar dia.
Adi berharap, pelatihan tersebut mampu meningkatkan kemampuan para kreator muda Bandung dalam memanfaatkan teknologi digital secara maksimal baik dari sisi keterampilan maupun pengembangan usaha.
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengungkapkan penguasaan teknologi digital kini menjadi kunci utama memenangkan persaingan di era modern. Ia bahkan mencontohkan bagaimana perkembangan teknologi telah mengubah strategi ekonomi hingga geopolitik dunia.
Menurut dia, saat ini kekuatan tidak lagi hanya ditentukan oleh sumber daya besar tetapi oleh efisiensi, strategi dan kualitas sumber daya manusia.
âPerang sekarang bukan kuat-kuatan senjata. Tapi kuat-kuatan strategi dan efisiensi. Sedikit tapi efektif itu jauh lebih menentukan,â ujar Wali Kota Farhan.
Ia mengatakan, konsep tersebut relevan dengan pengembangan ekonomi kreatif di Kota Bandung. Menurut dia, Bandung tidak harus memiliki teknologi tercanggih untuk menjadi pusat ekonomi digital, melainkan SDM kreatif yang mampu memanfaatkan teknologi secara efektif.
âBandung tidak bikin chip tercanggih di dunia. Tapi saya percaya otak-otak terbaik untuk ekonomi digital di Indonesia banyak lahir dari Kota Bandung,â kata dia.
Wali Kota Farhan juga mengingatkan para pelaku ekonomi kreatif agar tidak hanya menjadi pengguna media sosial tetapi memahami sistem dan algoritma di balik platform digital.
âJangan cuma jago bikin konten di media sosial tapi harus ngerti algoritma di belakangnya,â tutur Wali Kota Farhan.
Ia menilai, transformasi digital harus diterapkan di seluruh sektor, mulai dari desain, pemasaran, manajemen bisnis hingga pelayanan publik. Salah satu yang kini tengah didorong Pemkot Bandung adalah digitalisasi pelaku usaha mikro dan pedagang kaki lima (PKL).
Wali Kota Farhan mengungkapkan, Pemkot Bandung sedang menjajaki kerja sama dengan TikTok Shop untuk membantu para PKL beralih ke platform digital. âPKL itu bisnisnya efisien dan fleksibel. Sekarang tantangannya bagaimana mereka masuk ke ekosistem digital supaya tetap bertahan dan berkembang,â kata dia.
Selain itu, Wali Kota Farhan menekankan pentingnya tiga pola pikir utama dalam menghadapi era digital, yakni inovatif, kolaboratif dan mampu memberikan solusi bagi masyarakat.
âInovatif itu bukan cuma menciptakan hal baru, tapi memberi nilai tambah. Kemudian harus kolaboratif, karena tidak mungkin sukses sendirian dan yang paling penting, karya kita harus jadi solusi bagi orang lain,â kata dia.
Wali Kota Farhan optimistis Kota Bandung akan terus menjadi pusat lahirnya talenta digital terbaik di Indonesia.
âSelamat menikmati Bandung, kota yang melahirkan talenta digital terbaik di Indonesia,â tutur dia. ils/I-1
- Pemkot Bandung
- Kemenekraf
- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan
- Kota Kreatif
- Transformasi Digital
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Kolong Jalan Layang Pasar Rebo Disulap Jadi Sasana Tinju
-
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur
-
Menekraf Bahas Kolaborasi dalam Monetisasi Karya Kreatif Lokal
-
Kemenekraf Dukung Nuanu Creative City Jadi Kawasan Kreatif Masa Depan
-
Kota Bandung dan Kotawaringin Timur Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan PAD dan Digitalisasi Layanan
-
Pusat Seni di Dusun Patoman Banyuwangi Guna Jaga Tradisi Lokal
-
Wali Kota: Grand Design Kependudukan Jadi Panduan Bandung Menuju 2045
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.