Bikin Adem, Pesan Menyentuh Khofifah untuk Umat Kristiani Jatim di Hari Kenaikan Yesus Kristus

Kamis, 14 Mei 2026, 17:56 WIB

SURABAYA - Peringatan Kenaikan Yesus Kristus tak hanya dimaknai sebagai hari besar spiritual, tetapi juga menjadi momentum krusial untuk merajut kembali tali persaudaraan di tengah keberagaman bangsa.

Menggaungkan pesan sejuk tersebut, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat agar terus memperkuat benteng toleransi, kepedulian sosial, dan gotong royong guna menjaga keharmonisan di "rumah besar" Jawa Timur.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, saya mengucapkan Selamat Memperingati Kenaikan Yesus Kristus kepada seluruh umat Kristiani. Semoga momentum ini semakin memperkuat iman, menumbuhkan harapan, serta menginspirasi kita semua untuk terus menebarkan kasih dan kebaikan kepada sesama,” ujar Khofifah di Surabaya, Kamis.

Ket. Foto: Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat bercengkrama dengan pemuka agama Katholik. — Sumber: ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim

Menurut dia, peringatan Kenaikan Yesus Kristus tidak hanya memiliki makna spiritual bagi umat Kristiani, tetapi juga mengandung pesan universal tentang kasih, pengorbanan, pengharapan, dan kepedulian terhadap sesama yang relevan bagi seluruh elemen masyarakat.

Khofifah menegaskan nilai kasih, kerendahan hati, dan pengorbanan merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, damai, dan penuh toleransi.

“Jawa Timur adalah rumah besar bagi berbagai suku, agama, dan budaya. Karena itu, semangat kasih dan persaudaraan harus terus kita jaga sebagai kekuatan utama dalam membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” katanya.

Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Kenaikan Yesus Kristus sebagai sarana refleksi diri sekaligus memperkuat komitmen menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Menurut Khofifah, di tengah tantangan global dan dinamika sosial yang terus berkembang, solidaritas, empati, dan semangat gotong-royong menjadi nilai penting yang harus terus dirawat bersama.

“Melalui momentum ini, mari kita perkuat semangat gotong-royong, saling membantu, dan hadir untuk sesama. Kepedulian sosial menjadi kunci dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat sekaligus memperkuat harmoni kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Khofifah berharap masyarakat Jawa Timur terus menjaga tradisi toleransi dan kerukunan antar-umat beragama yang selama ini menjadi kekuatan sosial daerah.

“Semoga damai dan sukacita senantiasa menyertai kita semua, serta Jawa Timur terus menjadi provinsi yang rukun, harmonis, dan penuh toleransi,” katanya.

  • kerukunan umat beragama
  • khofifah indar parawansa
  • gubernur jatim
  • pemprov jawa timur
  • toleransi beragama
  • kenaikan yesus kristus

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.