Pemkab Magelang Perkuat Adminduk, Data Kependudukan Jadi Kunci Pembangunan Daerah
Rabu, 13 Mei 2026, 17:34 WIBPemerintah Kabupaten Magelang, Jateng mendorong penguatan pengelolaan administrasi kependudukan (adminduk) sebagai fondasi pembangunan daerah melalui kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pendayagunaan Data Kependudukan.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Magelang Raden Anta Murpuji Antaka di Magelang, Rabu, menyampaikan kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang berbasis data, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya data kependudukan yang valid dan terintegrasi guna mendukung kebijakan pengentasan kemiskinan serta peningkatan kualitas pelayanan publik hingga tingkat desa.
Menurut dia, data kependudukan bukan sekedar kumpulan angka administrasi, tetapi menjadi fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan publik yang tepat sasaran.
Ia menyampaikan melalui program âSatu Data Adminduk Kabupaten Magelangâ, pemerintah daerah ingin memastikan program pengentasan kemiskinan, peningkatan penghasilan masyarakat, hingga pengurangan beban masyarakat Desil 1 dan Desil 2 dilakukan berdasarkan data yang valid dan akurat.
"Data kependudukan harus menjadi dasar pengambilan kebijakan. Dengan data yang valid, pemerintah bisa merancang program yang tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
Ia menuturkan bimbingan teknis tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat validasi data administrasi kependudukan sekaligus membangun kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah desa, kecamatan, hingga Disdukcapil.
Selain itu, Pemkab Magelang terus mendorong pelayanan publik yang cepat dan komunikatif melalui inovasi "Pelayanan Adminduk 1 Jam", khususnya bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan.
"Dengan semangat 'Anyar Gress', seluruh jajaran harus menjalankan rencana aksi daerah secara konsisten agar data kependudukan benar-benar menjadi instrumen efektif untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Yebdi Trismar
Berita Terkait:
-
Kemenkes targetkan prevalensi stunting nasional turun 17,5 persen
-
Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026
-
Dukcapil DKI Jakarta Sabet Penghargaan Nasional, Rekor Perekaman E-KTP Tembus 100 Persen
-
Capaian Perekaman Data Administrasi Kependudukan
-
Siap Jadi Sport Tourism Dunia, IKN Sukses Gelar Half Marathon Perdana
-
MK Tolak Gugatan UU Polri, Permohonan Dinilai Kabur dan Tak Jelas
-
Fesyen Ramah Lingkungan Jadi Andalan, Kemenekraf Genjot Pemanfaatan Bahan Alami
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.