Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkop Desak Koperasi NTT Tinggalkan Pola Lama, Masuk ke Sektor Produksi

📅 Minggu, 10 Mei 2026, 18:45 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ia juga menambahkan, dalam momentum tersebut diharapkan koperasi-koperasi termasuk KSU Talenta GMIT memberikan pemahaman yang sama kepada anggotanya.

Sementara itu, Ketua KSU Talenta GMIT Des Pila Padji mengatakan bahwa KSU Talenta GMIT Kupang telah melewati masa-masa sulit. Namun, bisa melewatkan ini semua karena terus saling percaya dan memberikan pelayanan kepada anggota.

“Bersyukur anggota kami bisa menembus 13 ribu. Bahkan aset koperasi kami pun ada di angka Rp80 miliar,” ujarnya.

Pada kesempatan sama, Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Perekonomian dan Pembangunan Yusuf Lery Rupidara menambahkan bahwa masyarakat NTT lebih memilih koperasi dalam kegiatan perekonomian.

Ia menyebut, jumlah koperasi yang sudah ada kurang lebih 3.000, sebagian merupakan koperasi simpan pinjam yang menjadi koperasi penopang pendidikan.

“Bahkan akan ada sebanyak tujuh ribu unit Koperasi Desa Merah Putih. Ini yang nanti akan terus kita dukung dan kawal,” ujar Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Bangunan Sekolah Dasar di K...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.