Usaha Jerman Hidupkan Kembali Rencana Pembelian Rudal Tomahawk AS

Minggu, 10 Mei 2026, 23:38 WIB

MOSKOW - Jerman kembali melanjutkan upaya membeli rudal jelajah Tomahawk buatan Amerika Serikat dan juga berharap dapat memperoleh peluncur Typhon, lapor surat kabar Financial Times pada Minggu (10/5), mengutip sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Pada awal pekan ini, Menteri Luar Negeri Jerman Johann Wadephul mengatakan bahwa Berlin masih melakukan konsultasi intensif dengan Amerika Serikat terkait kemungkinan penempatan rudal Tomahawk di Jerman.

Ket. Foto: — Sumber: US NAVY

Kanselir Jerman Friedrich Merz sebelumnya juga menegaskan bahwa ia tidak memperkirakan pengiriman rudal Tomahawk dari AS ke Jerman akan segera terjadi, meskipun ia tidak menutup kemungkinan situasi tersebut dapat berubah di masa depan.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Jerman Boris Pistorius berencana melakukan perjalanan ke Washington untuk kembali mengajukan proposal Jerman terkait pembelian sistem rudal jarak jauh kepada Gedung Putih, kata salah satu sumber kepada surat kabar tersebut.

Namun, perjalanan itu akan bergantung pada apakah pertemuan dengan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dapat diatur.

Berlin disebut kemungkinan siap membayar lebih mahal demi menjamin pembelian tersebut, tambah laporan itu, mengutip seorang sumber.

Pada Juli 2024, pemerintahan AS sebelumnya dan pemerintah Jerman mengumumkan rencana untuk menempatkan sistem rudal presisi jarak jauh milik AS di Jerman mulai tahun 2026.

Sistem tersebut disebut memiliki kemampuan yang jauh melampaui persenjataan yang saat ini ditempatkan di Eropa. Rencana itu mencakup penempatan rudal SM-6, rudal jelajah Tomahawk, dan senjata hipersonik.

Adapun Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa jika AS menempatkan senjata semacam itu di Jerman, maka Rusia akan menganggap dirinya tidak lagi terikat pada moratorium penempatan sistem serangan jarak menengah dan jarak pendek. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Desentralisasi Hanya Berjalan Secara Administratif Tapi Lemah Secara Fiskal

Hati-hati, Pemerintah Jangan Terjebak Beban Cicilan Utang yang Beratkan APBN

Nyaris Tersingkir! Bimo/Arlya Selamatkan 4 Match Point Sebelum Buat Keajaiban di BWF World Championships 2026!

Pembangunan Jakarta Harus Perkuat Identitas

Timnas Putri U16 Lolos Semifinal Srikandi Merdeka Cup 2026 Usai Tekuk Hongkong 1-0

Flores Diguncang 2.403 Gempa Susulan, BMKG Ingatkan Warga Waspada

Xi: Warisan Jiang Zemin jadi Arah Perjalanan Baru Tiongkok yang Berkesinambungan

Flores Belum Aman! Ribuan Gempa Susulan Masih Beruntun Guncang NTT Usai Gempa M 7,7!

Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri

DPR Dorong Relokasi Anggaran untuk Tangani Dampak Gempa NTT

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ganggu Kesepakatan AS-Iran

Singapura dan Hong Kong Perkuat Ambisi Jadi Pusat Perdagangan Emas

Infantino Kehilangan Orang Kepercayaan Saat Tekanan di FIFA Meningkat

Serena dan Venus Williams Kembali Bertanding di Nomor Ganda, Kalah Dramatis di Cincinnati Open

Tiga Gunung Api Erupsi Malam Ini, Masyarakat Diminta Waspada

Perseteruan di Federasi Sepak Bola Asia Makin Panas, Presiden AFC Kecam Qatar

Unggulan Tumbang, Peluang Jonatan dan Alwi di Kejuaraan Dunia BWF 2026 Makin Terbuka

Liga Inggris Akan Publikasikan Evaluasi Independen Keputusan Wasit dan VAR Setiap Pekan

Mendekati Horor, The X-Files: I Want to Believe Dirilis Ulang dalam Director’s Cut R-Rated, Lebih Gelap dari Versi 2008

Desa-desa Hantu di Irak: ISIS Mengusir Warga, Kini Musuh Baru Mencegah Penduduk Pulang Kembali

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.