Perpusnas Dapat Hibah Ratusan Buku Berbahasa Korea dari KCCI dan Kedubes Korea Selatan
Minggu, 10 Mei 2026, 13:18 WIBJAKARTA â Perpustakaan Nasional (Perpusnas) bersama Korean Culture Center Indonesia (KCCI) dan Kedutaan Besar (Kedubes) Korea Selatan memperkuat kerja sama budaya dan literasi melalui penyerahan hibah koleksi buku dan majalah berbahasa Korea.
Kepala Perpusnas, E. Aminudin Aziz, mengapresiasi dukungan berkelanjutan dari Pemerintah Korea melalui hibah 150 buku dan majalah berbahasa Korea. Bantuan koleksi tersebut memperkaya koleksi Window of Korea yang terdapat di lantai 20, Gedung Layanan Perpusnas, serta mendorong peningkatan kunjungan masyarakat.
"Belajar tentang Korea tidak cukup hanya dari media sosial, tetapi perlu bacaan yang lebih mendalam. Koleksi baru ini akan menjadi daya tarik bagi mahasiswa, dosen dan masyarakat untuk datang ke Perpusnas," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu (10/5).
Penyerahan buku dan majalah tersebut berlangsung di Gedung Layanan Perpusnas, Merdeka Selatan, pada Sabtu (09/5). Kolaborasi ini bukan pertama kalinya dilakukan, karena sebelumnya, Perpusnas telah menyediakan Window of Korea, sebuah sudut baca khusus yang didedikasikan untuk koleksi bahan pustaka mengenai Korea.
Layanan tersebut bertujuan untuk memperkuat pertukaran informasi antara perpustakaan di kedua negara, serta memberikan berbagai pengetahuan bermanfaat bagi pengunjung perpustakaan.
Sementara itu, Konsul Jenderal Kedubes Korea Selatan di Jakarta, Kang Won Joon, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Korea dalam memperkuat literasi dan pertukaran budaya.
Kang Won Joon menyerahkan hibah 150 buku dan majalah berbahasa Korea yang mencakup berbagai tema, mulai dari budaya, sastra, seni, kuliner, hingga pendidikan, termasuk buku untuk anak-anak dan remaja.
"Dengan adanya buku-buku ini, masyarakat Indonesia dapat memperluas pengetahuan tentang Korea dan semakin berminat untuk berkunjung ke Korea pada masa depan. Koleksi ini memberi kesempatan lebih luas bagi pengunjung Perpusnas untuk mengeksplorasi kekayaan tradisi dan budaya Korea," tuturnya.
Selain penyerahan hibah koleksi, KCCI juga menyelenggarakan Lomba Mendongeng Cerita Rakyat Korea dan membuat pembatas buku. Kegiatan tersebut mendapatkan antusiasme tinggi dari peserta maupun orang tua yang hadir.
Kompetisi mendongeng dibagi menjadi 2 kategori, yaitu anak (di bawah 13 tahun) dan umum (di atas 13 tahun). Para peserta membawakan dongeng dengan penuh semangat dan menghadirkan suasana literasi yang kreatif, sekaligus memperkenalkan budaya Korea melalui cerita rakyat.
Melalui kolaborasi ini, Perpusnas berharap Window of Korea tidak hanya menjadi ruang baca tematik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran lintas budaya yang memperkaya wawasan masyarakat terhadap literatur dan kebudayaan dunia. Kerja sama ini sekaligus mempertegas komitmen Perpusnas dalam memperluas akses pengetahuan internasional serta memperkuat diplomasi budaya melalui literasi.
- Perpustakaan Nasional (Perpusnas)
- Kedutaan Besar Korea Selatan
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kepala Daerah Wajib Catat! Ini 6 Kebijakan Sakti Wamendagri untuk Dongkrak Minat Baca
-
IHSG Mendadak 'Kebakaran' Sore Ini, Harga Minyak Dunia Jadi Biang Keroknya?
-
CEO TelkomGroup Tinjau Kesiapan Infrastruktur dan Layanan Digital Jelang Idulfitri
-
Menteri Pertahanan Inggris Terbang ke Siprus Redakan Ketegangan terkait Serangan Drone di Pangkalan Jet Tempur Typhoon
-
Rekor Buruk Membayangi Liverpool di Kandang Galatasaray
-
Menyapu Ikan Sapu-Sapu. Misi Mustahil Pemerintah Jakarta untuk Memberantas Hama di Sungai Ciliwung
-
Tingkatkan Literasi, Perpusnas Salurkan 4.000 Buku untuk Sekolah Rakyat di Bandung Barat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.