Lestari Moerdijat: Dorong Penguasaan AI untuk Pengembangan UMKM dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas di Era Digital
Minggu, 10 Mei 2026, 18:17 WIBJAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menekankan pentingnya penguasaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) sebagai akselerasi pengembangan UMKM lokal dan pemberdayaan penyandang disabilitas di era digital.
Hal itu disampaikan Lestari dalam sambutan secara daring pada pelatihan AI yang digelar Alunjiva bersama Microsoft, di Auditorium Universitas Muria Kudus, di Kudus, Jawa Tengah, Minggu (10/5).
âKita meyakini bahwa penguasaan AI akan memberikan akselerasi luar biasa bagi pengembangan UMKM lokal dan berbagai kegiatan inklusif yang kita harapkan dapat membawa produk-produk unggulan daerah menuju panggung besar digital yang lebih luas,â ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, dalam sambutannya pada pelatihan yang diikuti sejumlah komunitas pemuda danpenyandang disabilitas di Kudus dan sekitarnya.
Berdasarkan survei pada 2025-2026, ujar Rerie, sebanyak 64,7% responden di Indonesia pernah menggunakan teknologi AI.
Mayoritas menggunakannya untuk mencari informasi hingga kebutuhan belanja. Indonesia pun menjadi salah satu dari delapan negara besar di dunia yang aktif memanfaatkan AI.
Namun, ia mengingatkan bahwa penguasaan teknis AI saja tidak cukup.
âKemampuan berpikir kritis adalah kunci utama agar manusia tetap menjadi pengendali teknologi yang mampu membedakan informasi serta memecahkan masalah,â tegas Rerie.
Politisi Partai NasDem yangaktif dalam isu inklusivitas itu juga menyoroti masih rendahnya akses pelatihan teknologi bagi penyandang disabilitas.
Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) 2020, lebih dari 75% penyandang disabilitas masih bekerja di sektor informal, sementara itu hanya 25% yang terserap di sektor formal.
âKetimpangan ini berakar dari terbatasnya serta minimnya akses terhadap pelatihan teknologi yang inklusif. Stigma sosial seringkali menjadi tembok penghalang yang lebih tebal daripada keterbatasan fisik,â ujar Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu.
Menurut Rerie, pelatihan yang diselenggarakan hari ini merupakan bukti nyata bahwa kesetaraan akses bagi penyandang disabilitas bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan dalam mewujudkan martabat kemanusiaan yang setara di era digital.
Ia berharap, pelatihan pemanfaatan AI bagi generasi muda dan penyandang disabilitas dapat membekali keterampilan praktis sebagai afiliator, kreator digital, hingga pelaku usaha berbasis teknologi yang mampu mewujudkan kemandirian secara ekonomi.
Rerie mengajak seluruh peserta untuk menjadikan momentum pelatihan sebagai titik balik mengasah ketajaman berpikir dan meraih kemandirian menghadapi masa depan di era digital.
- Lestari Moerdijat
- pengembangan umkm
- Penguasaan AI
- Pemberdayaan Penyandang Disabilitas
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pemerintah Kota Jakarta Selatan Segel Lapangan Padel Tak Berizin di Jagakarsa
-
TNI Perkuat Kemanunggalan dengan Rakyat Melalui Pembangunan Jembatan Garuda dan Program Gentengisasi
-
Pemkab Bandung Pastikan Tidak Ada PHK PPPK Imbas Pembatasan Belanja Pegawai
-
Pengungkapan Terbesar 17 Momen dalam Trailer Spider-Man: Brand New Day
-
Harga Cabai Rawit Merah Rp119.400/Kg, Daging Ayam Rp52.150/Kg
-
Popi Ayer: Tanpa Perlindungan, Nelayan Kecil Papua Terancam Kapal Besar
-
Cuaca DKI Jakarta Hari Ini: Pagi Cerah Berawan, Siang Berpotensi Hujan Ringan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.