Italian Open: Paolini dan Gauff Melaju, Berrettini Tersingkir

Jumat, 08 Mei 2026, 09:43 WIB

ROMA - Italian Open dimulai dengan hasil positif bagi harapan tuan rumah, Jasmine Paolini. Petenis peringkat delapan dunia itu sukses membuka upaya mempertahankan gelarnya setelah bangkit dari ketertinggalan satu set untuk menundukkan wakil Prancis, Leolia Jeanjean, dengan skor 6-7 (4/7), 6-2, 6-4, Jumat (8/5) dini hari WIB.

Bermain di kompleks Foro Italico, Paolini tampil kurang meyakinkan pada awal pertandingan. Serangkaian kesalahan sendiri membuat petenis Italia itu kehilangan set pertama lewat tie-break.

Ket. Foto: Jasmine Paolini. — Sumber: Italian Open

Namun, Paolini menunjukkan mental juara dengan meningkatkan intensitas permainan pada dua set berikutnya. Ia mampu mendominasi reli dari baseline dan memanfaatkan menurunnya konsentrasi Jeanjean untuk membalikkan keadaan sekaligus memastikan tiket ke putaran ketiga.

Di babak selanjutnya, Paolini akan menghadapi Elise Mertens dalam upayanya menjadi petenis putri Italia pertama yang mampu mempertahankan gelar di Roma.

“Pertandingan ini penuh naik turun, tentu saja. Tapi saya ingat tahun lalu juga ada banyak momen seperti itu sepanjang turnamen,” ujar Paolini selepas laga.

Sementara itu, finalis tahun lalu, Coco Gauff, tampil lebih mulus pada laga pembuka. Juara bertahan French Open itu mengatasi perlawanan Tereza Valentova dengan skor 6-3, 6-4 dalam waktu satu jam 34 menit.

Gauff, yang tahun lalu kalah dari Paolini di partai final Roma, selanjutnya akan menghadapi salah satu dari Solana Sierra atau Anhelina Kalinina.

Sorotan lain di sektor putri tertuju kepada petenis nomor satu dunia, Aryna Sabalenka. Unggulan utama itu dijadwalkan menghadapi Barbora Krejcikova pada laga penutup di centre court.

Meski berstatus favorit juara di Roma, Sabalenka belum pernah menaklukkan turnamen ini. Pencapaian terbaiknya adalah mencapai final dua tahun lalu sebelum dikalahkan Iga Swiatek.

Dari sektor putra, kabar buruk datang untuk publik tuan rumah setelah Matteo Berrettini langsung tersingkir di laga perdana. Mantan finalis Wimbledon Championships itu kalah straight set 2-6, 3-6 dari Alexei Popyrin.

Kekalahan tersebut membuat Berrettini dipastikan terlempar dari 100 besar peringkat dunia ATP. Petenis asal Roma itu memang terus dibayangi cedera abdominal dalam beberapa tahun terakhir.

Sejak mundur dari Australian Open awal musim ini, Berrettini hanya mencatatkan sembilan kemenangan dan menelan 10 kekalahan.

“Ini hari yang cukup buruk. Saya tidak punya energi dan tidak mampu memanfaatkan dukungan penonton,” kata Berrettini.

“Musim ini dimulai dengan situasi yang sulit, dan satu-satunya cara untuk terus maju adalah menerima bahwa akan ada hari-hari seperti ini.”

Nasib serupa juga dialami petenis Italia lainnya, Lorenzo Sonego. Petenis berusia 30 tahun itu tersingkir usai kalah dua set langsung 3-6, 3-6 dari wakil Peru, Ignacio Buse.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.