Jepang Laporkan Kasus Baru Wabah Demam Babi di Peternakan Shizuoka

Kamis, 07 Mei 2026, 10:16 WIB

TOKYO - Kementerian Pertanian Jepang pada Selasa (5/5) menyatakan bahwa wabah baru demam babi telah dikonfirmasi di sebuah peternakan di prefektur Shizuoka, Jepang tengah, yang menandai kasus keempat yang dilaporkan di negara tersebut untuk tahun ini.

Menurut Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang, hampir 3.000 ekor babi di peternakan di Kota Fujinomiya akan dimusnahkan.

Ket. Foto: Wabah demam babi melanda Prefektur Gifu, Jepang menyebabkan pemusnahan 1.600 babi pada akhir Januari 2019. — Sumber: SCMP

Ini adalah kasus demam babi klasik atau classical swine fever (CSF) keempat yang dikonfirmasi di peternakan babi di Jepang tahun ini. Kasus kedua ditemukan di kota yang sama pada bulan Maret.

Dilaporkan Japan Times, mengutip pemerintah prefektur Shizuoka, peternakan tersebut melaporkan kematian sekitar 50 anak babi ke pusat kebersihan ternak setempat pada Senin pagi. 

Setelah tes genetik yang dilakukan oleh prefektur menunjukkan hasil positif demam babi klasik atau classical swine fever (CSF), infeksi tersebut dikonfirmasi dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh pemerintah pusat pada hari Selasa.

Kementerian mengatakan semua babi di peternakan yang terdampak akan dimusnahkan, dibakar, dan dikubur.

Sebuah tim investigasi epidemiologi juga akan dikerahkan untuk melacak sumber infeksi, sementara langkah-langkah seperti disinfeksi dan pencegahan masuknya hewan liar ke peternakan akan diperkuat.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.