- Home
-
- Luar Negeri
-
- Vatikan Umumkan Kunjungan ...
Vatikan Umumkan Kunjungan Paus Leo ke Spanyol: Fokus pada Nasib Migran dan Jalur Laut Maut
Rabu, 06 Mei 2026, 19:28 WIBJAKARTA - Vatikan mengumumkan Paus Leo akan melakukan kunjungan resmi ke Spanyol pada 6 hingga 12 Juni 2026. Dalam lawatan tersebut, pemimpin Gereja Katolik dunia itu dijadwalkan memberi perhatian khusus terhadap isu migrasi di Kepulauan Canary, yang menjadi salah satu jalur utama masuknya migran ke Eropa melalui wilayah Atlantik.
Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertama Paus Leo ke negara Uni Eropa di luar Italia sejak resmi memimpin Gereja Katolik. Paus asal Amerika Serikat itu dijadwalkan mengunjungi sejumlah kota penting di Spanyol, termasuk Madrid, Barcelona, Catalonia, hingga Kepulauan Canary.
Pada dua hari terakhir kunjungannya, Paus Leo akan berada di Tenerife dan Gran Canaria. Di dua wilayah tersebut, ia dijadwalkan bertemu langsung dengan para migran serta organisasi kemanusiaan yang selama ini menangani krisis migrasi di jalur laut Atlantik.
Kepulauan Canary selama beberapa tahun terakhir menjadi tujuan utama ribuan migran yang menempuh perjalanan berbahaya dari wilayah Afrika Barat menggunakan kapal sederhana. Organisasi non-pemerintah Caminando Fronteras melaporkan lebih dari 3.000 migran meninggal sepanjang 2025 saat mencoba mencapai wilayah tersebut.
Kunjungan Paus berlangsung di tengah kebijakan baru pemerintah Spanyol yang meluncurkan program amnesti massal selama satu tahun. Program yang digagas pemerintahan Perdana Menteri Pedro Sanchez itu menawarkan status legal kepada sekitar 500 ribu imigran.
Selain agenda terkait migrasi, Paus Leo juga dijadwalkan mengunjungi Madrid untuk bertemu Raja Felipe dan Ratu Letizia. Ia juga akan menyampaikan pidato resmi di Istana Kerajaan serta parlemen Spanyol.
Dalam agenda lainnya, Paus akan mengunjungi Montserrat di wilayah Catalonia untuk bertemu komunitas Benediktin bersejarah. Ia juga akan melanjutkan perjalanan ke Barcelona untuk meresmikan menara terbaru Sagrada Familia yang kini menjadi gereja tertinggi di dunia.
Vatikan juga menjadwalkan sejumlah agenda keagamaan selama kunjungan berlangsung. Di antaranya doa bersama anak muda, misa terbuka di Plaza de Cibeles Madrid, hingga pertemuan dengan para uskup Katolik Spanyol.
Paus Leo dalam beberapa pekan terakhir semakin vokal menyoroti berbagai isu global. Saat melakukan kunjungan ke empat negara Afrika bulan lalu, ia mengecam kepemimpinan global yang dinilai memperburuk konflik dunia.
Ia bahkan menyebut dunia saat ini sedang dirusak oleh segelintir pemimpin otoriter. Pernyataan tersebut sempat menarik perhatian dunia internasional karena disampaikan di tengah meningkatnya konflik geopolitik global.
Kunjungan ke Spanyol menjadi lawatan luar negeri keempat Paus Leo di luar Italia setelah sebelumnya mengunjungi Monako pada Maret lalu, serta Lebanon dan Turki pada tahun sebelumnya. Setelah dari Spanyol, Paus juga dijadwalkan mengunjungi Pulau Lampedusa, Italia, pada 4 Juli mendatang yang juga dikenal sebagai titik masuk utama migran ke Eropa.
- vatikan
- Spanyol
- Imigran
- Krisis Kemanusiaan
- Paus Leo XIV
- Kunjungan Paus Leo
- Migrasi Atlantik
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Bupati Jember Siapkan Skema WFH untuk ASN Dukung Efisiensi Energi
-
Bantu Pemudik Tetap Fokus, Extrajoss Ultimate Hadir di 100+ Dealer Yamaha
-
Korut akan Pilih Delegasi untuk Majelis Rakyat Tertinggi
-
Paus Leo XIV Serukan Harmoni dan Perdamaian Dunia pada Malam Paskah
-
Irak Kunci Tiket Terakhir Piala Dunia Usai Tekuk Bolivia 2-1, Akhiri Penantian 40 Tahun
-
Paus Leo XIV Kecam “Delusi Omnipoten" yang Memicu Perang di Iran
-
Paus Leo Mengecam Ancaman yang Tidak Dapat Diterima terhadap Penduduk Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.