Tiga Sorotan Liga Inggris: Arsenal di Ambang Gelar, Spurs Selamat, Posisi Carrick Menguat di Old Trafford

Rabu, 06 Mei 2026, 07:00 WIB

LIVERPOOL, INGGRIS — Persaingan gelar Liga Inggris kembali memanas setelah akhir pekan penuh drama. Arsenal kini berada di jalur terdepan menuju gelar, sementara pertarungan papan bawah dan kursi pelatih juga menghadirkan cerita menarik.

Berikut tiga poin utama dari laga-laga akhir pekan ini;

Ket. Foto: Ilustrasi trofi juara Liga Inggris. — Sumber: AFP

Arsenal di Atas Angin

Hasil imbang 3-3 yang dialami Manchester City saat menghadapi Everton menjadi momentum krusial dalam perburuan gelar. Sempat tertinggal 1-3, City memang mampu menyelamatkan satu poin, namun rapuhnya lini belakang mereka di babak kedua memunculkan keraguan besar.

Sebaliknya, Arsenal tampil meyakinkan dengan kemenangan 3-0 atas Fulham. Kembalinya Bukayo Saka ke susunan pemain inti setelah absen enam pekan memberikan dampak instan bagi lini serang tim asuhan Mikel Arteta.

Kini, Arsenal hanya membutuhkan kemenangan atas West Ham United, Burnley, dan Crystal Palace untuk mengakhiri penantian 22 tahun menjadi juara.

Tottenham Bangkit dari Zona Merah

Di papan bawah, Tottenham Hotspur akhirnya menemukan momentum. Setelah menunggu 118 hari untuk kemenangan liga pertama pada 2026, Spurs kini keluar dari zona degradasi berkat kemenangan 2-1 atas Aston Villa.

Pelatih Roberto De Zerbi menegaskan pentingnya momentum. “Dalam sepak bola, semuanya bisa berubah dengan cepat. Saat kalah Anda dianggap buruk, saat menang Anda disebut juara. Kuncinya adalah keseimbangan,” ujarnya.

Kondisi Villa yang melakukan rotasi besar demi fokus ke semifinal Liga Europa melawan Nottingham Forest turut membantu Spurs. Tottenham kini unggul satu poin atas West Ham United dan keluar dari zona degradasi dengan tiga laga tersisa. West Ham sendiri terpuruk setelah kalah 0-3 dari Brentford FC.

Carrick Layak Tangani Manchester United?

Pertanyaan besar muncul di Manchester United: apakah Michael Carrick layak menjadi pelatih permanen?

Sejak ditunjuk pada Januari, Carrick sukses membawa United finis lima besar dan memastikan tiket ke Liga Champions. Kemenangan dramatis 3-2 atas Liverpool menjadi salah satu sorotan, melengkapi catatan 10 kemenangan dari 14 laga, termasuk hasil impresif melawan Arsenal, City, dan Chelsea.

Namun, performa tim kerap belum konsisten, dan MU diuntungkan karena tidak berlaga di kompetisi Eropa musim ini.

Carrick sendiri mengaku nyaman dengan perannya. “Saya merasa ini peran yang natural bagi saya,” katanya.

Meski demikian, manajemen tetap mempertimbangkan kandidat lain seperti Andoni Iraola dan pelatih Jerman Julian Nagelsmann. Namun untuk saat ini, Carrick telah menempatkan dirinya sebagai kandidat terdepan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.