Luis Enrique di Ambang Sejarah: PSG Kian Dekat ke Final Liga Champions

Rabu, 06 Mei 2026, 06:05 WIB

PARIS, PRANCIS — Luis Enrique berpeluang menempatkan dirinya dalam jajaran pelatih elite dunia jika mampu membawa Paris Saint-Germain kembali menjuarai Liga Champions musim ini. Sentuhan manajerialnya yang khas kini membawa klub ibu kota Prancis itu semakin dekat menuju final.

PSG akan bertandang ke Munich menghadapi Bayern Munich pada leg kedua semifinal, Kamis (7/5) dini hari WIB, dengan keunggulan agregat 5-4 dari pertemuan pertama yang berlangsung dramatis di Parc des Princes, laga yang disebut sebagai salah satu terbaik dalam sejarah kompetisi.

Ket. Foto: Luis Enrique. — Sumber: AFP

“Itu adalah pertandingan terbaik yang pernah saya alami sebagai pelatih,” ujar Enrique usai laga tersebut. Meski demikian, ia menilai timnya tetap harus mencetak setidaknya tiga gol di Allianz Arena untuk mengamankan tiket ke final yang dijadwalkan berlangsung 30 Mei di Budapest.

Inspirasi bukan hal yang jauh bagi PSG. Pada kunjungan terakhir ke Munich, mereka menghancurkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di final musim lalu, sekaligus meraih gelar Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Alih-alih berpuas diri, Enrique justru menjaga ambisi tetap menyala. “Musim lalu kami mencapai impian semua orang di klub ini. Tapi kami ingin terus mencetak sejarah, dan itu berarti memenangkan dua Liga Champions secara beruntun,” tegasnya.

Sejak ditunjuk pada 2023, Enrique telah membawa PSG menembus semifinal Liga Champions dalam tiga musim berturut-turut, sebuah konsistensi yang belum pernah dicapai sebelumnya. Di bawah arahannya, PSG juga berhasil keluar dari bayang-bayang era bintang seperti Kylian Mbappe, Lionel Messi, dan Neymar, sekaligus menghapus reputasi sebagai “jago kandang” yang kerap gagal di Eropa.

Sebelum era Enrique, PSG hanya tiga kali mencapai semifinal Liga Champions sepanjang sejarahnya. Kini, pencapaian itu terlampaui dalam waktu singkat.

Presiden klub, Nasser Al-Khelaifi, menilai kesuksesan tersebut tak lepas dari karakter Enrique. “Dia adalah sosok paling positif yang pernah saya temui. Selalu termotivasi, selalu membawa energi. Kami semua belajar darinya,” ujarnya.

Tak hanya di lapangan, intensitas Enrique juga tercermin dalam gaya hidupnya. Pelatih yang genap berusia 56 tahun itu dikenal aktif mengikuti triatlon dan maraton, bahkan pernah mencatat waktu di bawah tiga jam di Florence. Ia juga kerap terlihat berjalan tanpa alas kaki di kompleks latihan, dan sempat mengalami cedera tulang selangka akibat jatuh dari sepeda pada September lalu.

Namun cedera tersebut tak mengganggu fokusnya. Bahkan, Enrique mengaku tidak tertarik dengan FIFA World Cup mendatang. “Saya pelatih PSG. Saya tidak peduli hal lain,” ujarnya tegas.

Sebagai mantan pemain Real Madrid dan Barcelona, Enrique mencatat sejarah besar saat melatih Barcelona dengan meraih treble winners, Liga Champions, La Liga, dan Copa del Rey, pada 2015, bersama trio Lionel Messi, Neymar, dan Luis Suarez.

Musim ini, kecermatan rotasi skuad menjadi salah satu kunci sukses PSG. Kapten Marquinhos, misalnya, lebih sering tampil di kompetisi Eropa dibanding Ligue 1. Sementara peraih Ballon d’Or Ousmane Dembele hanya sembilan kali menjadi starter di liga domestik, jumlah yang sama dengan penampilannya di Liga Champions.

Di lini serang, Khvicha Kvaratskhelia tampil luar biasa dan disebut-sebut sebagai salah satu pemain terbaik di Liga Champions musim ini.

Sejauh ini, perjalanan PSG adalah bukti keberhasilan manajemen Enrique. Namun ujian terbesar menanti di Munich. Jika mampu menyingkirkan Bayern, Enrique akan semakin dekat menorehkan sejarah sebagai pelatih kelima yang meraih tiga trofi Liga Champions, menyusul nama-nama besar seperti Carlo Ancelotti, Bob Paisley, Zinedine Zidane, dan Pep Guardiola.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

"Smartwatch" Bukan Hanya Gaya & Tren, Kini Bergeser pada Kesehatan dan Olahraga

Kualitas Udara Jakarta Terburuk Kedua di Dunia Minggu Pagi Ini

Rhoma Irama Obati Kerinduan Fans Setelah 20 Tahun, Goyang Publik Malaysia di Latihan Pestapora

MagangHub Buka Peluang Peserta Berlanjut Jadi Pekerja.

Presiden Prabowo Tegaskan Penguatan Pelindungan dan Kesejahteraan Pekerja.

Gempa Flores, TNI Kerahkan 1.267 Personel untuk Bantu Warga Terdampak.

Plan Indonesia Terima Kunjungan Puluhan Relawan Muda dari Korea Selatan-Indonesia Perbaiki Sekolah dan Lingkungan di Jakarta

Punggawa Timnas Indonesia Romeny & Hubner Antarkan Fortuna Sittard Bantai Cambuur 3-1

Panglima TNI Hadiri Pengukuhan Paskibraka Tingkat Pusat 2026

Gubernur Kalsel Terbang dengan F-16, Sensasi Dunia Tempur Jadi Daya Tarik Expo 2026.

Siswa SRMP 20 Budi Luhur Intip Lebih Dekat Dunia TNI AU di Lanud Sjamsudin Noor.

Inter Milan Menang Dramatis atas Real Betis, Gol John Stones Jadi Pahlawan di Laga Pramusim

Pos Polisi Lalu Lintas Margorejo Surabaya Diduga Dilempar Bom Molotov

Viral Kasus Perundungan di Blora! Korban Pilih Keputusan Mengejutkan, Berdamai dan Cabut Laporan

Kota Wina Digugat soal Tarif Toilet Umum Khusus Perempuan Tapi untuk Pria Gratis

Krisis Air Makin Parah! Warga Swiss Dilarang Cuci Mobil dan Siram Taman

Jakarta Diprediksi Berawan Seharian Minggu Ini, BMKG Catat Suhu Bisa Capai 34 Derajat

Drama 6 Gol! AC Milan Menang Telak 4-2 atas Manchester United

Resmi! Bek Sayap Timnas Inggris Djed Spence Tinggalkan Tottenham, Kini Berseragam Inter Milan

Meriah Banget Semarak HUT RI! Seribuan Siswa Aceh Barat Turun ke Jalan Ikuti Karnaval Kemerdekaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.