Unit Ground Handling Vietjet Layani Maskapai Internasional, Seiring Penguatan Brand Global
Selasa, 05 Mei 2026, 21:13 WIBJAKARTAâ Vietjet terus memperkuat ekosistem aviasi dan posisinya di tingkat global seiring Airport NEO Ground Services Company, yang berevolusi dari Vietjet Ground Services Center (VJGS), berhasil menangani penerbangan internasional berjadwal perdana Air India ke Hanoi di Bandara Internasional Noi Bai. Perkembangan ini terjadi seiring Vietjet lebih dari dua kali lipat meningkatkan nilai brand-nya hingga menjadi maskapai dengan pertumbuhan tercepat di dunia pada 2026.
Melalui siaran pers pada hari Selasa (5/5) Airport NEO menyatakan kini menyediakan layanan ground handling secara menyeluruh untuk operasional Air India, didukung oleh standar keselamatan dan keamanan berkelas internasional, efisiensi operasional, serta kualitas layanan yang tinggi.
Sejak didirikan pada 2020 sebagai VJGS, Airport NEO telah mengembangkan ekosistem layanan yang komprehensif, mulai dari penanganan penumpang, operasional ramp, load control, penyediaan inflight, pembersihan kabin, hingga dukungan teknis di apron dan layanan terminal.
Dengan fasilitas modern dan tenaga kerja terlatih, perusahaan ini memperkuat kontrol operasional Vietjet, ketepatan waktu penerbangan, serta konsistensi layananâfaktor kunci dalam mendukung ekspansi jaringan internasionalnya.
Pencapaian ini juga menunjukkan kemampuan Airport NEO dalam memenuhi standar global yang ketat, sekaligus memposisikannya untuk melayani tidak hanya Vietjet tetapi juga maskapai internasional lainnya. Ke depan, perusahaan berencana untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur, peralatan, dan sumber daya manusia guna mendukung operasional domestik dan internasional, sejalan dengan strategi ekspansi global Vietjet.
Di saat yang sama, nilai brand Vietjet mencatat pertumbuhan signifikan, meningkat sebesar 117% hingga mencapai 906 juta dollar AS pada 2026, menurut Brand Finance. Pencapaian ini menempatkan Vietjet sebagai brand maskapai dengan pertumbuhan tercepat di dunia, didorong oleh kinerja yang kuat di berbagai pasar internasional utama, termasuk Indonesia.
Pertumbuhan maskapai ini didukung oleh tingginya permintaan penumpang dengan tingkat keterisian mencapai 86%, serta diversifikasi sumber pendapatan, di mana layanan tambahan (ancillary services) kini berkontribusi sebesar 41% terhadap total pendapatan. Dikombinasikan dengan armada yang muda dan efisien bahan bakar serta strategi operasional yang disiplin, faktor-faktor ini semakin memperkuat posisi kompetitif Vietjet di pasar aviasi global.
Untuk pasar Indonesia, pertumbuhan Vietjet yang berkelanjutan semakin menegaskan perannya sebagai konektor regional yang semakin penting. Dengan rute langsung dari Jakarta dan Bali ke Vietnam serta konektivitas lanjutan yang terus berkembang, wisatawan Indonesia kini memiliki akses ke destinasi internasional yang lebih luas, didukung oleh ekosistem aviasi yang terintegrasi dan terus bertumbuh.
- Industri Penerbangan
- penerbangan internasional
- hanoi
- Vietjet
- vietnam airlines
- wisata Vietnam
- maskapai penerbangan
- Airport NEO
- Bandara Internasional Noi Bai
- Air India
- aviasi global
- ekspansi Vietjet
- Brand Finance 2026
- konektivitas Indonesia Vietnam
- ground handling aviation
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Laris Manis: Vietnam Sudah Diserbu 10,6 Juta Turis Asing dalam Lima Bulan
-
Terbang Bersama Vietjet Berpeluang Menang Hadiah Utama Emas 38 gram
-
Industri Aset Digital Dorong Peningkatan Ekosistem Hospitality Bandara
-
Libur Panjang 2026, Vietjet Tambah 500 Penerbangan dan Siapkan 832.000 Kursi
-
Belitung Perkuat Pelindungan dan Pelestarian Penyu
-
El Nino 2026 Mengancam, Legislator Jabar Usul Peringatan Dini Masuk Langsung ke WhatsApp Warga
-
OJK Perkuat Ekosistem Pesantren lewat Literasi Keuangan Syariah
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.