Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Proyek Giant Sea Wall Dimulai, Mendiktisaintek Gerakkan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Berbasis Sains dan Teknologi

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 12:25 WIB | Oleh:
Proyek Giant Sea Wall Dimulai, Mendiktisaintek Gerakkan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Berbasis Sains dan Teknologi Doc: ANTARA
Ket. Foto udara permukiman yang berdekatan dengan air rob dan menutupi lahan warga di Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (1/4/2026). Pekalongan diusulkan masuk dalam pembangunan giant sea wall selain Teluk Jakarta dan Semarang-Kendal-Demak.

JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan komitmen untuk menggerakkan peran perguruan tinggi dan ekosistem riset dalam mendukung pembangunan Giant Sea Wall di sepanjang Pantura Jawa berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.

"Ini memang tantangan besar, tetapi sekaligus membuka peluang strategis bagi pengembangan keilmuan, teknologi, dan industri nasional. Kita membutuhkan pemodelan hidrodinamika yang presisi, teknologi konstruksi pantai yang adaptif, inovasi material, hingga pemahaman sosial ekonomi masyarakat pesisir secara komprehensif," kata Mendiktisaintek di Jakarta, Selasa (5/5).

Menteri Brian menyebut saat ini pihaknya tengah mendorong para guru besar, dosen, dan peneliti di berbagai perguruan tinggi untuk melakukan riset yang relevan, baik dari aspek teknologi maupun sosial kemasyarakatan.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi nasional dalam pembangunan Giant Sea Wall, sejalan dengan arahan Presiden.

"Kita ingin pembangunan ini juga menjadi sarana transfer teknologi dan penguasaan teknologi oleh anak bangsa melalui kampus-kampus. Ke depan, kita berharap Indonesia tidak hanya mampu membangun, tetapi juga dikenal sebagai pemilik teknologi pengembangan tanggul laut," ujar Menteri Brian.

Diketahui, pembangunan Giant Sea Wall merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto yang juga merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN), guna melindungi pesisir utara Jawa dari ancaman penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan air laut.

Sebuah nota kesepahaman (MoU) telah diteken untuk memperkuat komitmen Kemdiktisaintek dalam menggerakkan kontribusi perguruan tinggi sebagai center of excellence serta mendorong pemanfaatan hasil riset dan inovasi untuk pembangunan infrastruktur pesisir.

Langkah ini juga  bertujuan menyediakan tenaga ahli multidisiplin, serta mengintegrasikan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat dalam proyek strategis nasional.

Sejumlah perguruan tinggi seperti Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (Undip), hingga Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), telah terlibat aktif dalam penyediaan tenaga ahli, kajian teknis, serta pengembangan teknologi.

Keterlibatan ini sejalan dengan arah kebijakan Diktisaintek Berdampak, yang menekankan bahwa pendidikan tinggi, sains, dan teknologi harus memberikan kontribusi nyata dalam menyelesaikan persoalan strategis bangsa.

Ke depan, implementasi Nota Kesepahaman ini diharapkan mampu mempercepat integrasi kebijakan dan pelaksanaan di lapangan, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor penggerak solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk pembangunan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Ekonomi
IHSG Diperkirakan Kembali U...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.