Liga Inggris: Arsenal Diuntungkan, Manchester City Buang Peluang Usai Raih Hasil Imbang di Laga Krusial

Selasa, 05 Mei 2026, 08:56 WIB

LIVERPOOL, INGGRIS — Perebutan gelar Liga Inggrismemasuki fase krusial setelah Manchester City gagal mengamankan kemenangan dan hanya bermain imbang 3-3 melawan Everton dalam laga penuh drama, Selasa (5/5) dini hari WIB. Hasil ini menjadi angin segar bagi Arsenal yang kini berada di jalur paling terbuka menuju gelar juara.

Gol penyeimbang dramatis Jérémy Doku pada menit ke-97 memang menyelamatkan City dari kekalahan. Namun, satu poin terasa tidak cukup setelah mereka sempat kehilangan kendali secara mencolok di babak kedua.

Ket. Foto: Pemain Manchester City dan Everton berebut bola dalam laga Liga Inggris, Selasa (5/5) dini hari WIB. — Sumber: AFP

Tim asuhan Pep Guardiola kini tertinggal lima poin dari Arsenal, meski masih memiliki satu laga tunda. Sementara itu, tim asuhan Mikel Arteta hanya membutuhkan tiga kemenangan lagi untuk mengakhiri puasa gelar liga selama 22 tahun.

City sejatinya tampil meyakinkan di babak pertama. Dominasi mereka nyaris tanpa cela, menekan Everton jauh ke area pertahanan sendiri. Keunggulan akhirnya datang jelang turun minum ketika Doku melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dijangkau Jordan Pickford.

Namun, momentum berubah drastis selepas jeda. Everton memanfaatkan rapuhnya lini belakang City yang dipenuhi kesalahan elementer. Thierno Barry menjadi aktor utama dengan dua golnya, sementara Jake O'Brien turut mencatatkan nama di papan skor lewat sundulan tajam.

Gol pertama Everton lahir dari kesalahan sendiri pemain City. Umpan lemah di lini belakang memberi peluang mudah bagi Barry. Tak lama berselang, situasi bola mati dimaksimalkan O’Brien untuk membawa tuan rumah berbalik unggul.

Serangan balik cepat Everton kemudian menghasilkan gol ketiga, lagi-lagi melalui Barry, yang memanfaatkan kekacauan organisasi pertahanan City.

Di tengah tekanan, City menunjukkan reaksi cepat. Dari sepak mula, Mateo Kovacic mengirim umpan matang yang diselesaikan Erling Haaland untuk memperkecil ketertinggalan.

Ketika laga tampak akan berakhir dengan kekalahan, Doku muncul sebagai penyelamat. Aksi individunya di menit akhir memastikan City terhindar dari hasil tanpa poin, sekaligus meredam euforia publik tuan rumah.

“Lebih baik daripada kalah. Ini menunjukkan karakter tim,” ujar Guardiola. “Namun sekarang situasinya tidak lagi sepenuhnya di tangan kami.”

Hasil ini membuat City berada dalam posisi sulit. Selain harus menyapu bersih sisa laga, mereka juga berharap Arsenal terpeleset. Sebaliknya, Arsenal kini memegang kendali penuh. Jadwal menghadapi West Ham United, Burnley, dan Crystal Palace menjadi penentu apakah penantian panjang mereka akan benar-benar berakhir.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.