Banjir di Kawasan Puncak-Cipanas Diungkap Dinas PUTR Cianjur, Ini Faktor-faktor Penyebabnya!

Selasa, 05 Mei 2026, 20:03 WIB

CIANJUR, JAWA BARAT - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menyatakan banjir yang kerap melanda sepanjang Jalan Raya Puncak-Cipanas dikarenakan sejumlah faktor, seperti cuaca ekstrem dan terjadinya perubahan tutupan lahan.

Sekretaris Dinas PUTR Cianjur Bambang di Cianjur, Selasa (5/5), mengatakan tutupan lahan adalah perubahan atau alih fungsi lahan seperti dari perkebunan keras menjadi ladang tanaman musiman, seperti cabe dan lainnya, sehingga meningkatkan erosi dan sedimen.

Ket. Foto: Banjir bandang menutup landasan Jalan Raya Ciherang-Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, saat hujan turun deras, sehingga arus lalulintas tersendat hingga kecelakaan tunggal menimpa pemotor karena derasnya debit air. — Sumber: ANTARA/Ahmad Fikri

Perubahan tutupan lahan tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Pacet dan Cipanas, sehingga sering memicu terjadinya banjir di kawasan tersebut karena minimnya resapan air dimana air menutup landasan jalan utama Puncak-Cianjur, berbagai cara dilakukan, termasuk penanaman pohon keras di sejumlah titik.

"Ketika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di sepanjang Jalan Raya Cipanas-Puncak sering terendam banjir, faktor penyebab banjir tentunya akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, dan adanya perubahan tutupan lahan yang sudah berlangsung lama, sehingga air langsung turun ke pemukiman dan menutup jalan," katanya.

Tidak hanya karena alih fungsi lahan dari perkebunan dengan tanaman keras menjadi ladang, tutur dia, banjir di wilayah utara Cianjur juga disebabkan alih fungsi hutan berubah menjadi perkampungan warga, sehingga air dengan debit tinggi kerap merendam jalur utama Puncak-Cianjur.

Sedangkan banjir yang terjadi di Kecamatan Cibeber dan Campaka belum dapat dipastikan penyebabnya, sehingga pihaknya segera melakukan pemeriksaan ke lapangan sebagai upaya mencari solusi agar banjir tidak kembali terjadi.

Namun, ungkap dia, banjir di Cibeber dan Campaka diduga karena meluapnya aliran Sungai Cikondang, sehingga harus dilakukan pemeriksaan langsung hingga ke bagian hulu guna memastikan tidak terjadi kerusakan lingkungan atau penyebab lainnya.

"Kami segera menurunkan tim dari Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUTR Cianjur untuk memeriksa setiap hulu sungai yang sering terjadi banjir menimpa perkampungan dan jalan raya," katanya.

Sementara warga di Jalan Raya Ciherang-Pacet, berharap perbaikan saluran air di pinggir jalan nasional segera dilakukan agar tidak menyebabkan banjir ketika hujan turun deras, akibatnya landasan jalan tertutup air, sehingga kendaraan sulit melintas dan kerap terjadi kecelakaan tunggal.

Setelah banjir surut, landasan jalan tertutup lumpur dan sampah yang terbawa banjir, bahkan tidak jarang air bah, sampah, dan batu bercampur lumpur masuk ke dalam rumah warga di jalur utama Puncak-Cianjur itu.

"Kami berharap perbaikan segera dilakukan, ini sudah puluhan tahun terjadi, namun belum mendapat tanggapan dari pemerintah daerah hingga pusat karena jalan ini merupakan jalan nasional, kalau hujan deras landasan jalan tertutup sulit dilalui kendaraan," kata warga Ciherang Cepi Murodhi (40). Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.