Kemhan RI dan Jepang Perkuat Kerja Sama Militer
Senin, 04 Mei 2026, 13:20 WIBJAKARTA - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI memastikan Indonesia akan memperkuat kerja sama militer dengan Jepang di bidang industri pertahanan dan pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM).
"Kami berdua sudah sepakat untuk mendorong kerja sama secara substantif di bidang industri pertahanan dan juga di bidang pembangunan pengawakan dari personel-personel antara kedua negara Indonesia dan Jepang dengan memperhatikan kepentingan nasional masing-masing," kata Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin saat menyampaikan pernyataan bersama ( joint statement) dengan Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Senin (4/5).
Menurut Sjafrie, kerja sama di bidang industri pertahanan dengan Jepang merupakan langkah strategis karena akan berdampak pada penguatan industri pertahanan dalam negeri.
Jepang dinilai memiliki kemampuan yang mumpuni di bidang teknologi pertahanan terutama di bidang pengembangan alat utama sistem senjata (alutsista).
Dengan bekerja sama dengan Jepang, diharapkan terjadi transfer teknologi dan ilmu pengetahuan yang dapat meningkatkan kualitas industri pertahanan dalam negeri.
Tidak hanya itu, Sjafrie dan Shinjiro juga akan memperkuat kerja sama di bidang misi kemanusiaan, terkhusus penanggulangan bencana.
Seluruh poin kerja sama itu akan dibahas dalam pertemuan tertutup antara Sjafrie dan Shinjiro yang saat ini sedang berlangsung dj Aula Bhineka Tunggal Ika, Kantor Kementerian Pertahanan.
Pertemuan itu nantinya akan ditutup dengan penandatanganan kontrak kerjasama pertahanan yang akan ditandatangani oleh Sjafrie dan Shinjiro.
- Kerja Sama
- Jepang
- Militer
- Kemhan RI
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Penjelasan BMKG Mengapa El Nino Menguat tapi Sejumlah Wilayah Masih Diguyur Hujan
-
Rupiah Hari Ini Tersungkur usai Serangan AS ke Iran, Pasar Keuangan Bergejolak
-
Ekosistem Belajar ParagonCorp Raih Bronze Award ETHCA Southeast Asia
-
IHSG Hari Ini Gagal Bangkit, Gejolak Global dan Faktor Domestik Bikin Pasar Tertekan
-
Kunjungi Sido Muncul, Delegasi Taiwan Jajaki Kerja Sama Tanaman Obat dan Herbal
-
Bandara Kertajati Ditargetkan Jadi Pusat Pemeliharaan, Perbaikan, dan Operasi di Tahun Ini
-
AS akan Terapkan Biaya 20% untuk Melewati Selat Hormuz, dan Berlakukan Kembali Blokade terhadap Iran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.