• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Spotify Bakal Pasang Label...

Spotify Bakal Pasang Label Khusus untuk Bedakan Musisi Asli dan Konten AI

Minggu, 03 Mei 2026, 17:50 WIB

JAKARTA - Spotify resmi meluncurkan label baru bertajuk "Verified by Spotify" sebagai upaya membedakan musisi asli dengan konten musik yang dihasilkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Langkah ini diambil di tengah meningkatnya jumlah lagu berbasis AI yang membanjiri platform streaming musik tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Label verifikasi baru itu akan muncul di halaman profil artis serta di samping nama musisi dalam hasil pencarian Spotify. Pengguna nantinya akan melihat tanda centang hijau disertai tulisan "Verified by Spotify" sebagai penanda bahwa akun tersebut dinilai autentik.

Ket. Foto: Spotify resmi meluncurkan label baru bertajuk "Verified by Spotify" sebagai upaya membedakan musisi asli dengan konten musik yang dihasilkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Langkah ini diambil di tengah meningkatnya jumlah lagu berbasis AI yang membanjiri platform streaming musik tersebut dalam beberapa waktu terakhir. — Sumber: ShutterStock

Spotify menyebut sistem verifikasi ini dirancang untuk memberikan rasa percaya kepada pendengar. Platform tersebut menilai banyak pengguna mulai kesulitan membedakan antara karya musisi manusia dengan persona virtual yang sepenuhnya dibuat menggunakan teknologi AI.

Dalam tahap awal peluncuran, fitur ini diklaim akan membantu mengidentifikasi sekitar 99 persen artis yang paling banyak dicari pengguna di Spotify. Jumlah itu disebut mewakili ratusan ribu musisi aktif di platform tersebut.

Spotify menjelaskan ada sejumlah syarat agar seorang musisi mendapatkan label verifikasi. Salah satunya adalah memiliki aktivitas musik yang konsisten serta keterlibatan pendengar dalam jangka panjang.

Selain itu, artis juga harus memiliki reputasi yang baik di platform serta mematuhi kebijakan layanan Spotify. Kehadiran identitas artis di luar platform digital juga menjadi salah satu indikator utama proses verifikasi.

"Kami ingin memberikan sinyal yang lebih jelas kepada pendengar mengenai keaslian karya di balik musik yang mereka dengarkan," tulis Spotify dalam pernyataan resminya.

Langkah ini muncul setelah Spotify beberapa kali dikritik karena banyaknya musik berkualitas rendah yang dihasilkan AI. Meski perusahaan sebelumnya berjanji membersihkan konten semacam itu, arus unggahan musik berbasis AI dinilai terus meningkat.

Menariknya, Spotify belum sepenuhnya menutup pintu bagi artis virtual berbasis AI. Perusahaan menyebut akun yang sepenuhnya mewakili persona AI belum memenuhi syarat verifikasi "untuk saat ini".

Pernyataan tersebut memunculkan spekulasi bahwa Spotify bisa saja mengubah kebijakan di masa depan. Artinya, musisi virtual berbasis AI tetap memiliki peluang mendapat pengakuan resmi apabila tren industri berubah.

Spotify juga menegaskan proses verifikasi tidak sepenuhnya dilakukan sistem otomatis. Perusahaan akan melibatkan tim peninjau manusia untuk memastikan proses penilaian berjalan lebih akurat.

"Kami akan menggabungkan standar ini dengan peninjauan manusia untuk mengidentifikasi artis asli yang beritikad baik," lanjut pernyataan tersebut.

Di tengah berkembangnya teknologi AI di industri kreatif, kebijakan baru Spotify dinilai menjadi langkah penting. Setidaknya untuk saat ini, pendengar memiliki indikator lebih jelas untuk mengetahui apakah musik favorit mereka benar-benar dibuat manusia atau hanya hasil algoritma.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.