Pedagang Bisa Tersenyum Lebar, Banyuwangi Hapus Retribusi Weekend

Minggu, 03 Mei 2026, 21:55 WIB

BANYUWANGI – Dukungan bagi pedagang pasar tradisional menjadi krusial untuk menjaga daya saing di tengah ekspansi ritel modern dan perubahan perilaku konsumen.

Intervensi yang efektif tidak hanya berupa bantuan modal, tetapi juga peningkatan kualitas infrastruktur pasar, digitalisasi transaksi, serta penguatan rantai pasok agar pedagang lebih efisien, adaptif, dan mampu mempertahankan basis pelanggan.

Ket. Foto: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat sosialisasi pembebasan retribusi kepada pedagang di Pasar Tradisional Kecamatan Srono, Banyuwangi, Jawa Timur. Minggu (3/5/2026). — Sumber: ANTARA/ HO-Pemkab Banyuwangi

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, membebaskan retribusi bagi ribuan pedagang pasar rakyat yang tersebar di seluruh pasar tradisional setiap akhir pekan atau untuk hari Sabtu dan Minggu.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menjelaskan bahwa program pembebasan retribusi untuk Sabtu dan Minggu (biasanya tiap hari) ini sebagai bentuk dukungan bagi pedagang pasar tradisional.

"Pemkab mengeluarkan kebijakan, semua pedagang pasar dibebaskan dari retribusi setiap Sabtu dan Minggu, untuk mengurangi beban pedagang pasar rakyat," kata Bupati Ipuk di sela sosialisasi di Pasar Srono, Banyuwangi, Minggu (3/5).

Ipuk menjelaskan, pembebasan retribusi pedagang atau sewa los dan kios berlaku bagi 6.500 lebih pedagang yang tersebar di 20 pasar daerah.

Ia menyampaikan, pemerintah daerah setempat juga telah menerbitkan aturan tersebut yang tertuang dalam Peraturan Bupati tentang Pembebasan Retribusi Pelayanan Pasar Daerah di Kabupaten Banyuwangi tahun 2026.

"Semoga dengan adanya relaksasi bagi pedagang ini, kegiatan ekonomi di pasar rakyat terus menggeliat yang nantinya juga akan menggerakkan perekonomian daerah," kata Bupati Ipuk.

Asisten Administrasi Umum Pemkab Banyuwangi Budi Santoso menambahkan, estimasi nilai relaksasi retribusi ini mencapai sekitar Rp3,2 miliar per tahun dari total potensi retribusi pasar daerah yang sebelumnya berkisar Rp9 miliar.

Ia juga memastikan tidak ada kenaikan tarif retribusi bagi pedagang, sebagaimana diatur oleh Perda Nomor 3 tahun 2025 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

"Tarif retribusi terbagi dalam tiga kelas, yakni kelas 1, 2, dan 3, untuk fasilitas toko, kios dan los daging atau ikan, tarif harian kelas 1 sebesar Rp900/m2, kelas 2 Rp700/m2 dan kelas 3 Rp500/m2," katanya.

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Tradisonal Kecamatan Srono, Suwarno mengaku menyambut baik kebijakan relaksasi tersebut karena dengan kebijakan pembebasan retribusi hari Sabtu dan Minggu.

"Alhamdulillah bisa mengurangi pengeluaran, apalagi sekarang harga kresek (plastik) juga naik, saya juga masih harus beli bensin buat motor, tentu kebijakan ini meringankan kami," kata Suwarno.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.