Menteri LH Dorong Penataan Tambang Ilegal agar Tak Merusak Lingkungan

Minggu, 03 Mei 2026, 18:55 WIB

JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup, Moh Jumhur Hidayat, menegaskan pentingnya penataan aktivitas tambang ilegal agar tidak merusak lingkungan. Ia menyebut penanganan persoalan tersebut perlu dilakukan melalui pengelolaan yang terstruktur dan berkelanjutan.

Jumhur mengatakan, aktivitas pertambangan memiliki potensi ekonomi yang besar jika dikelola dengan baik. Namun, tanpa penataan dan regulasi yang jelas, kegiatan tersebut berisiko menimbulkan kerusakan lingkungan dan ketidakteraturan.

Ket. Foto: Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat (kiri) — Sumber: RRI/Namira Kaguma

“Dari sisi lingkungan kalau tidak ditata dengan baik pasti merusak. Tapi ada fakta bahwa itu ada potensi ekonomi, dan potensi ekonomi ketika tidak diregulasi dengan baik, ujungnya akan acak-acakan,” ujar Jumhur pada awak media usai menjadi narasumber pada kegiatan Belajaraya 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (2/5).

Jumhur menyebut akan mendorong pembahasan bersama kementerian terkait dan pemerintah daerah dalam merumuskan solusi. Salah satu opsi yang akan didiskusikan adalah penguatan skema koperasi pertambangan rakyat melalui perizinan resmi.

“Tugas saya adalah nanti akan berdiskusi dengan kementerian terkait atau pemda, kan ada isu tentang koperasi pertambangan rakyat. Jadi ada IUP untuk koperasi dan sebagainya, itu nanti barangkali bisa di realisasikan,” kata Menteri Lingkungan Hidup tersebut.

Ia juga menambahkan, pengelolaan tambang perlu diatur secara jelas, termasuk tata cara operasional dan kontribusinya terhadap negara. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan sistem pertambangan yang tertib dan transparan.

“Sehingga orang menjadi tertib tata cara mengolah tambang itu seperti apa. Sumbangan buat negara berapa, harus clear kan,” ucap dia.

Jumhur juga menyoroti besarnya potensi ekonomi dari sektor tambang yang belum dikelola secara optimal. Namun, menurutnya, keuntungan terbesar saat ini justru tidak dinikmati oleh para penambang di lapangan.

Ia menilai pihak penampung atau penadah menjadi kelompok yang paling diuntungkan dalam rantai aktivitas tersebut. “Yang untung itu bukan si penambang yang nyata di lapangan, yang keringetan, tapi itu yang penampung-penampung itu,” ujar dia.

Tetapi, Jumhur menilai penindakan saja tidak cukup menyelesaikan persoalan tambang ilegal tanpa diiringi pembinaan dan regulasi yang jelas. Selain itu, kebijakan yang diambil juga harus mempertimbangkan nasib masyarakat kecil yang bergantung pada tambang.

“Nah itu harus dipikirkan bagaimana negara memikirkan orang yang ribuan ini, yang mendapatkan upah kecil itu. Jangan semerta-merta mereka jadi susah hidup gara-gara ada tindakan,” ucap Menteri Jumhur.

Jumhur menegaskan pihaknya akan melakukan diskusi lebih lanjut untuk merumuskan kebijakan yang tepat. Ia memastikan proses penataan akan melibatkan berbagai pihak terkait agar menghasilkan solusi yang menyeluruh. ils/I-1

  • Cegah Aktivitas Tambang Ilegal
  • Menteri LH

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.