Menbud Serukan Revitalisasi Anjungan Daerah di TMII
Sabtu, 02 Mei 2026, 20:30 WIBJAKARTAÂ - Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan anjungan daerah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Dukungan tersebut juga diiringi dorongan kepada pemerintah provinsi untuk berperan aktif dalam pengelolaan anjungan daerah.
Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon, menyampaikan bahwa anjungan daerah merupakan cerminan kekayaan kearifan lokal Indonesia. Menurut dia, anjungan tersebut memerlukan perawatan serta pengelolaan secara menyeluruh.
"Peran pemerintah daerah dalam memelihara anjungan tentu sangat penting. Karena anjungan merupakan etalase dari tiap provinsi di Indonesia," ucap dia, Jumat (1/5).
Ia menekankan bahwa kebudayaan saat ini telah menjadi kekuatan lunak (soft power) yang mampu menggerakkan ekonomi budaya. Dan juga industri budaya (cultural industry) di berbagai negara.
Oleh karena itu, TMII didorong untuk terus mengedepankan kebudayaan sebagai fondasi utama. Terutama dalam membangun ekosistem yang berkelanjutan, inovatif, dan relevan lintas generasi.
Senada dengan Menbud Fadli, Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan, pun demikian. Ia mengatakan bahwa anjungan di TMII merupakan representasi fisik dari kekayaan budaya Indonesia.
"Peran anjungan daerah sangat penting karena menjadi jendela keragaman budaya Indonesia. Khususnya melalui kisah-kisah dari masing-masing daerah," kata dia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Diplomasi AS-Iran Buntu, Dunia Terancam Krisis Energi
-
Rekor MURI tari daerah di TMII
-
Hashim Ungkap Strategi RI Hadapi Krisis Global, Pasokan Minyak Rusia Jadi Kunci
-
Kekerasan di Daycare Jogja, Pemerintah Didesak Pastikan Perizinan Sebelum Operasional Daycare
-
Sendratari Api Suci Sinta di TMII
-
Gubernur NTT Sebut Daerahnya Laboratorium Terbaik Pengembangan Koperasi di Indonesia
-
Taimoor: Rudal Presisi Luar Biasa dari Pakistan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.