Tumbuh 1.144 Persen, Transaksi Tanpa Sentuh BRI Meledak, Dompet Fisik Mulai Ditinggalkan?

Jumat, 01 Mei 2026, 18:52 WIB

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mencatatkan lonjakan performa yang fenomenal pada layanan transaksi debit tanpa sentuh atau contactless dengan pertumbuhan frekuensi mencapai 1.144 persen secara tahunan (year-on-year) pada kuartal I-2026. 

Direktur Network dan Retail Funding BRI Aquarius Rudianto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, mengatakan, pihaknya terus mendorong peningkatan aktivitas transaksi nasabah melalui pengembangan ekosistem pembayaran, salah satunya melalui layanan contactless yang didorong pada segmen ritel.

Ket. Foto: Ilustrasi transaksi debit tanpa sentuh atau contactless oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. — Sumber: ANTARA/HO-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

Seiring dengan meningkatnya frekuensi, nilai transaksi debit contactless BRI yang dihasilkan juga menunjukkan tren pertumbuhan kuat yang mencapai 1.195 persen (yoy) atau senilai Rp15,9 triliun.

Sementara jumlah kartu debit contactless telah mencapai 1 juta kartu atau tumbuh 796 persen (yoy) sejak diluncurkan pada Oktober 2024.

Seiring dengan meningkatnya adopsi, layanan contactless juga memberikan kontribusi terhadap kinerja bisnis BRI.

Peningkatan pendapatan berbasis komisi (fee-based income/FBI) dari layanan contactless tumbuh sebesar 770,5 persen (yoy).

BRI melihat layanan ini tidak hanya berkembang dari sisi penggunaan, tetapi juga memberikan nilai tambah secara finansial bagi perseroan.

Dari sisi keamanan, layanan contactless BRI juga dirancang dengan sistem proteksi berlapis yang tetap menjaga kenyamanan transaksi.

Teknologi Near Field Communication (NFC) memastikan transaksi hanya dapat dilakukan dalam jarak sangat dekat, sehingga meminimalkan risiko penyalahgunaan.

Selain itu, setiap transaksi dilindungi oleh pembatasan nominal, enkripsi data, serta pemantauan secara waktu nyata oleh sistem bank.

Dengan dukungan keamanan tersebut, kata Aquarius, layanan contactless tidak hanya mendorong kemudahan dan peningkatan transaksi, tetapi juga memastikan aktivitas nasabah tetap aman dan terjaga.

“Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan meningkatnya adopsi teknologi pembayaran nirsentuh di masyarakat, tetapi juga menunjukkan efektivitas transformasi digital BRI dalam menghadirkan layanan transaksi yang lebih cepat, praktis, dan aman, sejalan dengan perubahan perilaku nasabah menuju gaya hidup contactless,” tuturnya.

  • contactless
  • perbankan digital
  • ekonomi digital
  • bri
  • transaksi nirsentuh
  • aquarius rudianto

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.