Setop Jadi Penonton! Kemenperin Bongkar Jurus Cetak SDM Industri Jemput Investasi Tiongkok

Rabu, 29 Apr 2026, 10:30 WIB

JAKARTA — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memprioritaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) industri guna mengawal derasnya investasi Tiongkok di sektor manufaktur yang mencapai puluhan miliar dolar AS. SDM unggul dengan keahlian teknis dan inovasi kuat dinilai krusial di tengah ketatnya persaingan pasar global.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan, penciptaan SDM kompeten dilakukan lewat pendidikan vokasi yang kini menjadi prioritas nasional. “Pendidikan vokasi menjadi fondasi utama untuk mendukung pertumbuhan sektor manufaktur yang berkelanjutan agar lulusan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, baik dalam negeri maupun pasar global,” kata Menperin di Jakarta, Selasa (28/4).

Ket. Foto: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (kiri) menegaskan sumber daya manusia (SDM) unggul dengan keahlian teknis dan inovasi kuat dinilai krusial di tengah ketatnya persaingan pasar global — Sumber: Antara

Kemenperin, melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), mengelola 11 politeknik, 2 akademi komunitas, dan 9 SMK vokasi industri. Untuk menyelaraskan lulusan dengan kebutuhan industri, Kemenperin gencar menjalin kolaborasi dengan mitra dalam dan luar negeri.

Salah satunya ditandai penandatanganan MoU antara BPSDMI dan Liuzhou Polytechnic University pada Senin (27/4) di Universitas Gadjah Mada. Kerja sama mencakup pengembangan pendidikan-pelatihan vokasi, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Liuzhou Polytechnic University adalah perguruan tinggi negeri di bawah Kementerian Pendidikan Tiongkok yang fokus pada industri otomotif, mesin, dan teknologi informasi generasi baru.

Kepala BPSDMI Doddy Rahadi menyebut, dalam lima tahun terakhir investasi Tiongkok di hilirisasi mineral, manufaktur, tekstil, hingga teknologi di Indonesia menembus puluhan miliar dolar AS. “Investasi tersebut perlu dibarengi kesiapan SDM industri yang kuat dan kompeten, selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Dunia pendidikan harus mampu menciptakan link and match yang nyata dengan sektor industri,” ujarnya.

Doddy menambahkan, kolaborasi pendidikan dan industri Indonesia-Tiongkok perlu diperluas. Kehadiran China-Indonesia TVET Industry-Education Alliance (CITIEA) yang baru diresmikan harus dimanfaatkan optimal.

Wakil Presiden Liuzhou Polytechnic University Qiu Fuming mengapresiasi dukungan Kemenperin dalam pembentukan CITIEA. “Kerja sama ini sangat penting bagi Tiongkok dan Indonesia untuk melaksanakan integrasi industri dan pendidikan, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, beasiswa, penelitian akademik, kuliah umum, seminar, pengembangan program pendidikan, hingga dukungan terhadap sekolah dan politeknik Kemenperin sebagai anggota CITIEA,” ucapnya.

Sebelumnya, BPSDMI telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah kampus dan perusahaan di Tiongkok untuk melihat langsung penerapan vokasi, perkembangan teknologi, serta keselarasan teknologi industri dengan pembelajaran di kampus.

Langkah strategis

Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) Wulan Aprilianti Permatasari menyatakan, kerja sama dengan kampus Tiongkok merupakan langkah strategis agar Kemenperin mampu menyiapkan SDM yang menjawab kebutuhan investor Tiongkok di Indonesia.

“Kami berharap, dengan bergabung dalam CITIEA, jejaring kerja sama semakin luas dan memberi manfaat lebih besar bagi pengembangan SDM industri. Sinergi dunia pendidikan dan industri juga semakin erat sehingga mendorong kemajuan industri nasional serta memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global,” tutur Wulan.

Saat ini Kemenperin membuka pendaftaran siswa dan mahasiswa baru unit pendidikan vokasi melalui Jalur Penerimaan Vokasi Industri (JARVIS) Bersama 2026. Pendaftaran dapat diakses hingga Mei 2026 lewat laman http://jarvis.kemenperin.go.id.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.