Menko PM Sebut Sekolah Rakyat Jadi Strategi Putus Rantai Kemiskinan

Rabu, 29 Apr 2026, 17:55 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menegaskan Sekolah Rakyat menjadi langkah cepat pemerintah memutus rantai kemiskinan lewat pendidikan nasional yang inklusif. Program ini disebut inisiatif Presiden yang diarahkan tepat sasaran demi masa depan anak miskin Indonesia lebih sejahtera kelak.

“Sekolah Rakyat menjadi langkah cepat memutus kemiskinan melalui pendidikan. Ini visi Presiden yang tepat dan menyentuh rakyat langsung,” kata Muhaimin Iskandar saat memberikan sambutan dalamacara Satu Tahun Perjalanan Program Sekolah Rakyat: Capaian Strategis dan Sinergi Keberlanjutan di Jakarta, Rabu (29/4).

Ket. Foto: Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar — Sumber: Humas Kemenko PM

Muhaimin menjelaskan, perubahan arah anggaran pemerintah diarahkan agar belanja negara berdampak langsung bagi masyarakat miskin paling membutuhkan. Menurut dia, pendidikan kini menjadi instrumen strategis pemberdayaan keluarga miskin melalui ekosistem terpadu.

“Anggaran yang dikeluarkan bukan hanya menangani anak-anak dari keluarga desil satu. Tetapi juga membangun ekosistem keluarga untuk memutus rantai kemiskinan,” kata dia.

Lebih lanjut, Muhaimin menyebutkan bahwa sekolah rakyat menjadi pintu kolaborasi pemerintah dan filantropi nasional. Khususnya, dalam memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan yang komprehensif secara luas.

“Saat ini, sebanyak 166 Sekolah Rakyat telah beroperasi di 34 provinsi dengan hampir 15 ribu siswa dari keluarga miskin menikmati fasilitas pendidikan yang layak. Program ini diharapkan menjadi model pengentasan kemiskinan yang berdampak luas dan berkelanjutan,” ucap Muhaimin. ils/I-1

  • Menko PM
  • Sekolah Rakyat

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.