DPR Dukung Opera Batak Tona Sian Huta untuk Perkuat Pariwisata Danau Toba

Selasa, 19 Mei 2026, 17:50 WIB

Jakarta, - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga mendukung penguatan agenda budaya berbasis kearifan lokal melalui pergelaran “Tona Sian Huta-Opera dan Konser Musik” sebagai upaya memperkuat pariwisata dan mendorong ekonomi masyarakat di kawasan Danau Toba.

Menurut Lamhot, pengembangan destinasi super prioritas Danau Toba perlu dibarengi pertunjukan budaya berskala besar agar wisatawan tidak hanya menikmati panorama alam, tetapi juga merasakan identitas budaya Batak yang hidup di tengah masyarakat.

Ket. Foto: Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Lamhot Sinaga (kiri) bersama Ketua Umum Persatuan Artis Batak Indonesia (PARBI) Charlie Hutasoit. — Sumber: Antara

“Tona Sian Huta adalah bukti bahwa budaya Batak bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi nafas utama yang harus menjadi penggerak pariwisata Danau Toba ke depan,” kata Lamhot dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5).

Pergelaran opera dan konser musik tersebut akan digelar pada 11 Juli 2026 di Gedung Jetun Silangit dan digagas oleh Persatuan Artis Batak Indonesia.

Lamhot menilai sektor pariwisata memiliki efek domino besar terhadap perekonomian daerah karena mampu menggerakkan sektor perhotelan, transportasi, kuliner, UMKM, hingga ekonomi kreatif lokal.

“Setiap pertunjukan besar akan menggerakkan hotel, transportasi, kuliner, UMKM, hingga ekonomi kreatif lokal. Inilah model pembangunan yang berbasis budaya tetapi berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menempatkan budaya lokal sebagai pusat narasi pembangunan pariwisata agar Danau Toba memiliki daya saing lebih kuat di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam acara tersebut, penonton akan disuguhi perpaduan opera Batak, konser musik, seni tradisional, dan visual modern yang dikemas untuk menjangkau generasi muda tanpa meninggalkan nilai budaya asli.

Ketua Umum PARBI Charlie Hutasoit mengatakan “Tona Sian Huta” dihadirkan sebagai gerakan kebudayaan untuk membangun kembali kebanggaan masyarakat Batak terhadap tanah leluhurnya.

“Ini bukan hanya konser, tetapi momentum menghidupkan kembali rasa memiliki terhadap budaya Batak dan menjadikannya kekuatan ekonomi yang nyata,” kata Charlie.

Panitia juga menghadirkan tenant UMKM yang menjual kuliner khas Batak, ulos, dan kerajinan lokal sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis budaya.

Tiket acara telah tersedia melalui LOKET.COM, sementara layanan informasi juga dibuka melalui WhatsApp untuk memudahkan masyarakat dan wisatawan memperoleh akses pembelian tiket.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.