IKM Tasikmalaya Disorot, DPRD Jabar Minta Pemerintah Permudah Izin agar Bisa Ekspor

Rabu, 29 Apr 2026, 02:25 WIB

Bandung - Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat mendorong pemerintah memberikan perhatian serius terhadap pengembangan industri kecil dan menengah (IKM), termasuk di Kota Tasikmalaya, terutama dalam mempermudah aspek perizinan agar produk lokal mampu menembus pasar ekspor.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat Lina Ruslinawati dalam keterangan di Bandung, Selasa (28/4), mengatakan sektor IKM tidak hanya menjadi representasi kekhasan daerah, tetapi juga berperan penting dalam menyerap tenaga kerja lokal.

Ket. Foto: Kegiatan Wakil Ketua Komisi II DPRD Jawa Barat Lina Ruslinawati dalam kunjungan kerja evaluasi rencana APBD 2026 di Kota Tasikmalaya, Senin (27/4). — Sumber: Antara

“Pelaku IKM patut diapresiasi karena selain mengangkat kekhasan daerah, juga mampu menyerap tenaga kerja sehingga masyarakat dapat berdaya di wilayahnya sendiri,” kata Lina.

Ia menyampaikan, berdasarkan hasil kunjungan ke sejumlah daerah, pelaku IKM di Jawa Barat, termasuk Tasikmalaya, masih menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi ketersediaan bahan baku dan persaingan pasar yang semakin ketat.

Menurut dia, pemerintah perlu memberikan perhatian lebih terhadap potensi besar yang dimiliki pelaku IKM agar dapat berkembang secara optimal.

“Pemerintah harus memahami kebutuhan pelaku IKM dan hadir memberikan perlindungan serta dukungan yang memadai,” ujarnya.

Komisi II DPRD Jawa Barat juga mendorong adanya pendampingan secara holistik, tidak hanya pada peningkatan kualitas produksi, tetapi juga penguatan kapasitas usaha secara menyeluruh.

Pendampingan tersebut dinilai penting agar kebijakan yang dirancang pemerintah dapat tepat sasaran dan menjawab permasalahan yang dihadapi pelaku IKM, baik dari sisi bahan baku maupun akses pasar.

“Kami ingin intervensi kebijakan yang dilakukan benar-benar menyentuh akar persoalan yang dihadapi pelaku IKM,” katanya.

Ke depan, DPRD Jawa Barat mendorong pelaku IKM untuk meningkatkan kualitas produk agar memenuhi standar internasional.

Lina menilai dukungan pemerintah dalam proses perizinan ekspor menjadi kunci agar produk unggulan daerah, termasuk dari Tasikmalaya, dapat bersaing di pasar global.

“Harapannya, IKM di Jawa Barat tidak hanya berkembang di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor dengan dukungan perizinan dan pendampingan yang memadai,” ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.