Asian Games Berpotensi Digelar di Tahun Ganjil Mulai 2031
Selasa, 28 Apr 2026, 00:15 WIBHONG KONG, TIONGKOK â Kalender olahraga Asia berpeluang mengalami perubahan besar. Ajang multi-event terbesar di benua ini, Asian Games, dilaporkan tengah dipertimbangkan untuk digeser ke tahun ganjil mulai edisi 2031, sehingga berlangsung dalam rentang 12 bulan menjelang Olimpiade.
Rencana ini diyakini akan memberi dimensi baru bagi Asian Games. Selain menjadi pesta olahraga terbesar Asia, ajang tersebut juga berpotensi berfungsi sebagai arena kualifikasi sekaligus pemanasan menuju Olimpiade, sehingga meningkatkan nilai kompetitif dan prestise turnamen.
Menurut laporan yang beredar, Asian Games 2026 di Jepang pada SeptemberâOktober tetap berlangsung sesuai jadwal. Namun, edisi 2030 yang semula akan digelar di Doha, Qatar, kemungkinan diundur menjadi 2031. Setelah itu, penyelenggaraan akan kembali berlangsung setiap empat tahun sekali, tetapi berpindah ke tahun ganjil, bukan lagi genap seperti selama ini.
Gagasan tersebut telah mendapat persetujuan awal dari dewan eksekutif Olympic Council of Asia (OCA). Tahap berikutnya adalah pembahasan lebih lanjut bersama berbagai federasi olahraga internasional guna memastikan sinkronisasi kalender kompetisi global.
Situs olahraga Inside The Games melaporkan bahwa proposal ini dibahas dalam pertemuan OCA di Sanya, kota resor di Tiongkok yang saat ini menjadi tuan rumah Asian Beach Games.
Wakil Presiden OCA, Song Luzeng, menilai perubahan ini akan memberikan manfaat signifikan bagi para atlet elit Asia. âLangkah ini memungkinkan Asian Games menjadi ajang kualifikasi Olimpiade, sekaligus menyediakan lebih banyak kesempatan kompetisi berkualitas tinggi bagi atlet, sehingga standar keseluruhan pertandingan meningkat,â ujarnya seperti dikutip kantor berita Xinhua.
Hingga kini, pihak OCA belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar dari AFP.
Asian Games selama ini dikenal sebagai ajang olahraga terbesar di Asia, bahkan kerap melibatkan jumlah peserta yang melampaui Olimpiade. Perubahan format waktu penyelenggaraan diyakini akan membawa dampak luas, tidak hanya bagi atlet dan federasi, tetapi juga bagi keseluruhan ekosistem olahraga internasional.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Sekolah Rakyat Dinilai Lindungi Hak Anak Keluarga Rentan
-
Asian Games Aichi-Nagoya 2026: Jepang Genjot Promosi Jelang Hitung Mundur Setahun
-
Liga Inggris: Manchester City Tempel Arsenal di Puncak Klasemen, Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland
-
BSU Tahap Kedua 2025 Mulai Diberikan ke Penerima
-
Pesawat N219, Senjata Baru Papua Pegunungan Hadapi Tantangan Konektivitas
-
Kemlu RI Pulangkan Ratusan WNI Rentan dari Detensi Imigrasi Johor Bahru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.