- Home
-
- Megapolitan
-
- Jakarta-Jeju Kerja Sama So...
Jakarta-Jeju Kerja Sama Soal Energi Terbarukan
Senin, 27 Apr 2026, 01:35 WIBJAKARTA â Berbagai langkah dilakukan dalam kerja sama Jakarta dan Jeju, seperti energi terbarukan dan pariwisata. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menjalin kerja sama sister city dengan Provinsi Otonomi Khusus Jeju, Korea Selatan (Korsel).
Sister City adalah sebuah kerja sama yang dilakukan dua kota, kabupaten, provinsi, atau negara. Umumnya memiliki persamaan dalam demografi, geografis, sejarah, dan isu-isu lainnya yang berkaitan dengan pengembangannya ke depan.
âKerja sama menyangkut pariwisata, energi terbarukan, dan ekonomi digital,â kata Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Minggu. Menurutnya, Jeju merupakan mitra strategis, terutama dalam pengembangan pariwisata dan energi berkelanjutan.
Pramono pun optimistis kolaborasi dengan Jeju akan mengakselerasi visi Jakarta untuk masuk dalam jajaran 50 besar kota global (Top 50 Global Cities) pada 2030. Kemudian, secara prinsip, kerja sama antara kedua kota juga mengembangkan pemerintah dengan pemerintah, bisnis dengan bisnis, dan rakyat dengan rakyat.
âSaya sungguh gembira dalam sister city ini. Mudah-mudahan implementasinya berjalan baik dan membawa manfaat kedua kota,â ujar Pramono.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara Pramono Anung dan Gubernur Jeju, Oh Young-hun, di KBRI Seoul, Sabtu (25/4).
Konser BTS
Pramono Anung Wibowo mengaku sempat membahas rencana penampilan boy group BTS di Jakarta akhir 2026 saat bertemu Wakil Wali Kota Seoul, Korea Selatan. Menurut Pramono, banyak yang dibahas saat bertemu wakil wali kota Seoul.
Antar lain disinggung tentang BTS agar dapat menghibur warga Jakarta. Dia juga sempat membahas K-Pop, K-Food, bahkan hingga K-Choreographer. Sebelumnya, Pram diketahui sempat menerima protes dari para penggemar BTS yang dikenal sebagai ARMY.
Mereka menolak pernyataan Pramono yang memperjuangkan boy group tersebut tampil di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara.
Para ARMY lebih memilih idolanya untuk menggelar konser di Gelora Bung Karno Senayan karena akses transportasinya mudah. Keluar masuk GBK juga lebih banyak dan lebih nyaman untuk penonton. Pramono bahkan mengaku menerima protes dari anaknya yang juga seorang ARMY. Dia lalu membatalkan BTS tampil di JIS.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
50 Tahun Darya-Varia, Enervon Nusantara Run Ajak Masyarakat Aktif Sekaligus Berbagi
-
Liga Inggris: Arsenal vs Sunderland, Misi "The Gunners" Jaga Posisi di Puncak Klasemen
-
Tinggi Muka Air Naik, Pintu Air Pasar Ikan Jakarta Berstatus Siaga 2
-
Beras Lokal Cocok untuk Jemaah RI, Bulog dan Kemenhaj Matangkan Persiapan Ekspor Beras ke Arab Saudi
-
Pemkab Sigi Catat Jumlah Kemiskinan Turun Jadi 10.47 Persen pada 2025
-
Mensesneg Prasetyo Hadi Minta Kepala Desa Aktif Pantau Warga Rentan, Cegah Tragedi Siswa SD di NTT Terulang
-
OJK: Proses Demutualisasi BEI Masih Tunggu Terbitnya Peraturan Pemerintah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.