Jalan Utama Rusak Parah, Pasaman Barat Bangun Jalur Alternatif Talamau pada 2026 untuk Pulihkan Akses dan Ekonomi

Minggu, 26 Apr 2026, 17:20 WIB

Simpang Empat - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, memastikan jalan alternatif menuju Kecamatan Talamau dibangun pada 2026 setelah jalan utama menuju daerah itu banyak yang rusak akibat bencana alam di akhir 2025 lalu.

"Anggarannya masuk pada anggaran transfer ke daerah (TKD) dampak bencana alam," kata Bupati Pasaman Barat Yulianto di Simpang Empat, Minggu (26/4).

Ket. Foto: Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Bupati Pasaman Barat Yulianto saat meninjau jalan alternatif Jembatan Panjang-Bangkok Kecamatan Talamau beberapa waktu lalu usai jalan utama terban akibat bencana alam akhir 2025 lalu. — Sumber: Antara

Menurutnya jalan alternatif yang disiapkan itu adalah jalan MAN Kajai-Simpang Timbo Abu Kecamatan Talamau dan peningkatan jalan Jembatan Panjang-Bangkok Kecamatan Talamau.

"Jalan ini penting artinya bagi Kecamatan Talamau karena jalan utama yang merupakan jalan provinsi itu sudah banyak yang terban dan sangat membahayakan pengendara," katanya.

Pihaknya menyiapkan anggaran untuk peningkatan jalan alternatif itu karena kondisinya saat ini masih jalan tanah dan sulit ditempuh oleh kendaraan secara umum.

"Kita berharap nantinya melalui anggaran provinsi jalan menuju Talamau bisa dibangun dengan layak," harapnya.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pasaman Barat Bambang Sumarsono juga memastikan jalan itu akan dibangun pada 2026.

Jalan itu adalah jalan Simpang MAN 1 Kajai sepanjang enam kilometer yang tembus ke Jembatan Panjang karena jalan di rimbo kejahatan rawan longsor.

"Setiap curah hujan tinggi jalan di lokasi itu sering longsor," katanya.

Lalu jalan kedua ada di dekat Jembatan Panjang menuju Bangkok Talu sepanjang delapan kilometer. Jalan ini akan ditingkatkan karena setengah aspal jalan di Polong Anam sudah terban dan dikhawatirkan putus.

Dia mengatakan keberadaan dua jalan alternatif itu sangat penting sebagai jalur darurat untuk memulihkan konektivitas antar wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjamin keselamatan warga saat terjadi bencana.

  • Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

Koperasi Harus Bangkit! Fokus Kembangkan Bisnis Jadi Kunci Kemajuan

Jember Pecahkan Rekor MURI Lagi! 867 Ancak dan Gunungan Suwar-Suwir Jadi Sorotan

Film "Oki & Nirmala", bawa Kembali Kenangan Pembaca Majalah Bobo ke Negeri Dongeng

Kerugian Besar Bangsa, Rumah Adat Sade Terbakar

Malang Resmi Jadi Kota Kreatif! Menteri Ekraf Beri Syarat Penting: Wajib Buka Lapangan Kerja

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.