FPRB Kota Tangerang Miliki Peran Strategis Bangun Kesiapsiagaan Bencana

Minggu, 26 Apr 2026, 15:52 WIB

TANGERANG - Wali Kota Tangerang, Banten, Sachrudin mengatakan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) memiliki peran strategis sebagai penggerak kolaborasi dalam membangun kesiapsiagaan sejak dini, bukan hanya saat bencana terjadi.

Ia mengatakan di tengah meningkatnya potensi bencana akibat perubahan iklim dan perkembangan kawasan perkotaan, kesiapsiagaan menjadi fondasi utama dalam melindungi masyarakat.

Ket. Foto: Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional — Sumber: antara foto

“Kita tidak boleh menunggu. Kesiapsiagaan harus dibangun dari sekarang, dimulai dari lingkungan terkecil. FPRB berperan membangun kesadaran warga,” kata Wali Kota Sachrudin saat menghadiri Pelantikan FPRB sekaligus Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2026 di bantaran Sungai Cisadane, Minggu (26/4).

Menurutnya, risiko seperti banjir, genangan, hingga cuaca ekstrem, memang tidak dapat dihindari sepenuhnya, namun dampaknya dapat ditekan melalui langkah yang terencana dan kolaboratif.

“Semakin kita siap, insya Allah, semakin kecil dampak yang ditimbulkan,” ujar Wali Kota Sachrudin.

Ia menambahkan FPRB harus mampu menjadi penghubung berbagai unsur Pentahelix, meliputi pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat, untuk memperkuat ketangguhan kota secara menyeluruh.

“FPRB harus hadir sebagai penggerak, memastikan kesiapsiagaan menjadi budaya bersama,” lanjutnya.

Sejumlah langkah strategis juga ditekankan, mulai dari penguatan literasi kebencanaan hingga tingkat RT/RW, pemanfaatan teknologi untuk pemetaan wilayah rawan, hingga pengembangan Kampung Tangguh Bencana berbasis masyarakat.

Sachrudin juga menegaskan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen. “Ini bukan hanya tugas pemerintah. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Ketua FPRB Supiani menyatakan komitmennya untuk memperkuat peran dan aksi nyata di lapangan. “Kami siap bergerak bersama masyarakat dalam memperkuat kesiapsiagaan dan pengurangan risiko bencana,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan turut diserahkan bantuan hibah berupa perahu dayung, pelampung, dan helm rescue. Selain itu dilakukan penanaman pohon dan penebaran benih ikan sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan dan mengurangi risiko bencana di bantaran Sungai Cisadane.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.