- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot Imbau Petani Jaktim...
Pemkot Imbau Petani Jaktim Atur Pola Tanam Hadapi Kemarau Panjang
Jumat, 24 Apr 2026, 13:08 WIBJAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mengimbau para kelompok tani untuk mengatur pola tanam dalam menghadapi musim kemarau panjang yang diprediksi terjadi akibat fenomena El Nino.
"Pola tanamnya harus diperhatikan, waktunya juga harus tepat. Karena ini mau masuk musim kemarau, kemungkinan mulai Juni atau Juli sudah terasa dampaknya," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin saat panen melon Inthanon di RW 012, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur, Jumat.
Menurut dia, perubahan pola tanam menjadi langkah krusial untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah potensi berkurangnya curah hujan.
Dia menilai tanpa perencanaan yang matang, maka petani berisiko mengalami penurunan hasil panen, bahkan gagal panen.
Selain itu, penentuan waktu tanam harus disesuaikan dengan kondisi cuaca agar tanaman dapat tumbuh optimal dengan ketersediaan air yang terbatas.
Kemudian, perhitungan waktu panen juga perlu direncanakan sejak awal untuk menghindari masa kekeringan ekstrem.
Tak hanya soal waktu, Munjirin juga mengingatkan pentingnya pemilihan varietas tanaman yang tahan terhadap kondisi kering sebagai strategi adaptasi agar pertanian tetap berjalan meskipun menghadapi dampak perubahan iklim.
"Pilih jenis tanaman yang tahan musim kemarau dan tidak membutuhkan banyak air," ucap Munjirin.
Di sisi lain, dia juga mengimbau agar penggunaan air dilakukan secara efisien. Pengelolaan air yang tepat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan pertanian selama musim kemarau.
Dengan penyesuaian pola tanam, pemilihan varietas yang tepat, serta efisiensi penggunaan air, Pemkot Jakarta Timur optimistis para petani dapat tetap menjaga produktivitas dan ketahanan pangan di wilayahnya masing-masing meskipun dihadapkan pada musim kemarau panjang.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengingatkan jajarannya untuk bersiap mengantisipasi potensi dampak fenomena El Nino terhadap perekonomian ibu kota.
"Secara resmi, BMKG sudah menyampaikan bahwa El Nino akan dimulai pertengahan April sampai dengan September. Artinya, ini cepat atau lambat pasti akan memengaruhi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," tutur Pramono pada 16 April 2026.
Dia juga mengungkapkan fenomena El Nino dapat memengaruhi berbagai sektor, mulai dari ketersediaan pangan hingga stabilitas harga di pasar. Ant
- Hadapi Kemarau
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Harga Emas di Pegadaian Rabu Pagi: UBS Rp2,958 Juta/Gr dan Galeri24 Rp2,943 Juta/Gr
-
Super Mario Galaxy Movie: Bowser Jr. Jadi Villain Utama, Tapi ke Mana Para Koopalings?
-
Hadapi El Nino, Pemerintah Perkuat Cadangan Pangan Pusat dan Daerah
-
Libur Isra Mikraj, Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Tinggalkan Jakarta
-
Bulog Batam: Stok Beras dan Minyakita Terjaga Jelang Imlek-Idul Fitri
-
BMKG Prakirakan Sebagian Besar Kota di Wilayah Indonesia Diguyur Hujan Ringan–Sedang
-
Bulu Tangkis Bisa Apa di Kejuaraan Asia dan Thomas Cup
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.