Bandung Siap Tutup Open Dumping 2026, Sampah 1.800 Ton per Hari Jadi Tantangan

Jumat, 24 Apr 2026, 17:50 WIB

Kota Bandung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan untuk menyetop sistem pembuangan terbuka (open dumping) ke Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sarimukti pada akhir tahun 2026.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, koordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup akan segera dilakukan untuk memastikan kesiapan Kota Bandung dalam menghadapi kebijakan tersebut.

Ket. Foto: Ilustrasi- Pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. — Sumber: Antara

“Kita memiliki waktu sekitar enam bulan untuk memastikan di akhir tahun 2026 tidak ada lagi pembuangan ke TPA. Ini harus disiapkan dari sekarang,” ujar Farhan di Bandung, Jumat (24/4).

Farhan menyebut Pemkot Bandung menargetkan peningkatan pengelolaan sampah di hulu sebesar 100 hingga 200 ton per hari dengan harapan dapat mengurangi ketergantungan terhadap TPA secara bertahap.

Ia mencatat setiap hari total produksi sampah Kota Bandung mencapai sekitar 1.800 ton, sehingga masih terdapat tantangan dalam mengelola sisa volume sampah yang cukup besar.

“Pengolahan dari hulu menjadi kunci agar beban ke TPA dapat dikurangi secara signifikan,” kata Farhan.

Selain pengolahan di hulu, Pemkot Bandung juga menghadapi kendala operasional akibat pembatasan kuota pembuangan ke TPA.

“Kondisi ini menyebabkan antrean panjang kendaraan pengangkut sampah dari berbagai wilayah di Bandung Raya,” kata dia.

Di tengah kondisi tersebut, ia menilai, pentingnya pendekatan yang tidak hanya fokus pada pengurangan sampah, tetapi juga menghindari dampak lingkungan baru.

“Jangan sampai kita mengurangi sampah, tapi justru menimbulkan polusi baru. Itu tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.