Cuaca Ekstrem Mengintai, Ini Rahasia Stamina Jamaah Haji Agar Tak Tumbang Sebelum Puncak Wukuf
Kamis, 23 Apr 2026, 06:25 WIBJAKARTA -Â Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Yusron B. Ambary, secara khusus menyambut kedatangan kelompok terbang (kloter) pertama jamaah calon haji Indonesia asal Yogyakarta yang mendarat di Bandara Madinah, Rabu (22/4).
Dalam kesempatan tersebut, Yusron memberikan apresiasi atas peningkatan kualitas akomodasi tahun ini, di mana untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir, jamaah mendapatkan penginapan di kawasan Taiba Front yang letaknya sangat dekat dengan Masjid Nabawi. Meski demikian, ia mengingatkan para jamaah, terutama yang telah lanjut usia, agar tidak memaksakan diri dalam beribadah sunnah dan tetap memprioritaskan penjagaan stamina mengingat puncak ibadah haji masih akan berlangsung satu bulan ke depan.
âAlhamdulillah, jamaah mendarat dan langsung menuju hotel yang lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi, tepatnya di kawasan Taiba Front. Tinggal menyeberang langsung ke masjid,â ujar dia dalam keterangan di Jakarta.
Ia mengaku selama tiga tahun pengalaman dalam penyelenggaraan haji, baru kali ini mendapati jamaah Indonesia mendapatkan akomodasi yang dekat dengan Masjid Nabawi.
Ia juga menyoroti banyak anggota jamaah lanjut usia dalam kloter tersebut.
Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik mengingat rangkaian ibadah haji masih panjang.
Ia mengingatkan jamaah untuk menjaga pola makan, minum secara cukup, serta mengonsumsi vitamin jika diperlukan guna menjaga stamina selama berada di Tanah Suci.
âJangan memaksakan diri beribadah jika kondisi tubuh tidak fit. Puncak haji masih lebih dari satu bulan ke depan. Kita berharap jamaah tetap sehat saat memasuki fase puncak,â katanya.
Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan kesehatan bagi jamaah calon haji seperti Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) serta penguatan sistem rujukan dengan rumah sakit di Arab Saudi buka 24 jam selama musim haji.
âKKHI dua puluh empat jam tiap hari, ya,â ujar Kasi Kesehatan Daerah Kerja Madinah Enny Nuryanti.
Ia mengatakan langkah tersebut untuk menjaga kondisi kesehatan jamaah, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh selama menjalankan ibadah.
Ia memastikan tenaga medis selalu tersedia dan siaga dalam menangani berbagai keluhan kesehatan jamaah. KKHI Madinah didukung oleh tim yang terdiri atas dokter umum dan spesialis, perawat, apoteker, tenaga laboratorium, radiografer, hingga ahli sanitasi.
Dari sisi fasilitas, KKHI telah dilengkapi dengan ambulans, ruang perawatan dengan tempat tidur pasien, serta peralatan medis seperti radiologi rontgen, USG, dan apotek untuk menunjang pelayanan kesehatan secara menyeluruh.
- jamaah haji
- haji 2026
- ibadah haji
- madinah
- kjri jeddah
- hotel haji
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
PM Thailand Minta Taipan Bantu Lawan Kenaikan Biaya Hidup
-
Garuda Indonesia Perkuat Penerbangan Haji 2026 dengan Layanan Ramah Lansia
-
3.830 Jamaah Haji DIY Berangkat Melalui Embarkasi Yogyakarta
-
Presiden Prabowo & Presiden Korsel Lee Jae Myung Sepakati Duet Maut Big Data RI dan AI
-
Menteri Haji dan Umrah Lepas Jemaah Calon Haji
-
Jelang Puncak Armuzna, Wamenag Romo Muhammad Syafi'i Pastikan Kematangan Mitigasi Haji
-
Haji 2026 Dimulai, Gubernur Muhidin Lepas 359 Jamaah Kalsel, Ingatkan Suhu Ekstrem 35 Derajat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.