Penunjukan Eta Sebagai Pelatih Union Berlin Tuai Sorotan Global
Rabu, 22 Apr 2026, 00:15 WIBBERLIN â Penunjukan Marie-Louise Eta sebagai pelatih tim putra Bundesliga Union Berlin memang mencuri perhatian dunia. Namun di dalam klub, keputusan tersebut justru dianggap sebagai langkah yang sepenuhnya logis.
Kesuksesan pesat tim putri Union Berlin menjadi fondasi utama. Klub secara konsisten memberi prioritas tinggi, bahkan sejak masih bermain di liga regional amatir dengan memberikan bayaran profesional bagi pemain dan staf pelatih.
Union kini juga hampir merampungkan kompleks latihan baru yang akan menjadi pusat pelatihan pertama di Eropa dengan fasilitas setara untuk tim putra dan putri.
Musim lalu, meski bermain di divisi dua, tim putri Union mencatat rata-rata kehadiran 7.190 penonton, tertinggi di Jerman, dan hanya kalah dari Arsenal Women, Chelsea Women, serta Manchester United Women di seluruh Eropa.
Antusiasme tersebut terus meningkat musim ini, seiring keberhasilan Union mengamankan promosi ke kasta tertinggi. Saat menjamu Bayern Munich Women, klub memperkirakan lebih dari 10.000 penonton akan hadir di Stadion an der Alten Foersterei.
Pelatih tim putri saat ini, Ailien Poese, menyebut dukungan fans lahir dari kecintaan murni terhadap sepak bola.
âPada akhirnya ini tentang sepak bola. Saya berharap budaya ini menyebar, di mana setiap pekan ada pertandingan, bergantian antara tim putra dan putri,â ujarnya.
Penyerang Hannah Eurlings menambahkan bahwa filosofi klub menjadi daya tarik utama. Union ingin menyetarakan tim putri dan putra, baik dari sisi finansial maupun fasilitasâsesuatu yang masih jarang ditemukan dalam sepak bola wanita.
Eurlings juga menilai penunjukan Eta mencerminkan nilai klub. âDi sini tidak penting gender. Yang penting, apakah Anda memahami sepak bola dan mampu menjalankan tugas.â
Poese pun sepakat, menyebut keputusan tersebut sebagai âpilihan yang sepenuhnya logisâ karena kompetensi Eta yang tinggi.
Menghadapi Bayern Munich, Union memang bukan unggulan. Namun bagi mereka, kesempatan menghadapi raksasa Jerman itu sudah menjadi pencapaian tersendiri.
Bayern hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan gelar Bundesliga wanita. Meski demikian, Union bertekad menjadi âperusak pestaâ.
âSepak bola selalu memberi peluang dalam 90 menit. Jika kami tampil baik, kami ingin menggagalkan perayaan mereka,â tegas Eurlings.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Warga Betawi Terancam Tersisih, DPRD DKI Desak Kebijakan Afirmatif di Ranperda
-
PLN Bekali UMKM Binaan Kembangkan Inovasi Produk Berbasis Kopi.
-
Hari ini Pertamina Turunkan Harga Pertamax
-
Rano Ingatkan Warga untuk Tetap Menjaga Kerukunan
-
Dapat Santunan BPJamsostek? Begini Cara OJK Dorong Dana Dikelola Lebih Produktif
-
Transportasi Umum Diperluas, Polusi Jakarta Tak Kunjung Tuntas
-
Iran Balik Ancam Setop Seluruh Pasokan Energi di Kawasan Teluk
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.