Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penantian Panjang 16 Tahun Terbayar, Petani Soppeng Sulsel Lamakka Lamaulu Berangkat Haji Tahun Ini

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 18:01 WIB | Oleh:
Penantian Panjang 16 Tahun Terbayar, Petani Soppeng Sulsel Lamakka Lamaulu Berangkat Haji Tahun Ini Doc: ANTARA/Suriani Mappong
Ket. Lamakka Lamaulu (kanan) asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan adalah salah seorang calon haji Kloter 1 Embarkasi Makassar yang berangkat ke Tanah Suci pada Rabu (22/4) dini hari.

MAKASSAR - Seorang petani asal Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) Lamakka Lamaulu (73) akhirnya bisa berangkat menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci, setelah penantian panjang menunggu antrean selama 16 tahun.

"Alhamdulillah setelah mendapatkan nomor porsi pada 2010 lalu, akhirnya dapat panggilan ke Tanah Suci," kata lelaki lanjut usia itu disela pemberangkatan jamaah calon haji (JCH) Kloter 1 Embarkasi Makassar di Asrama Haji Sudiang, Makassar, Rabu (22/4) dini hari.

Penantian panjang berbuah haru bagi Lamakka yang didampingi anaknya itu mengguratkan raut wajah tenang dan bersahaja.

Lamakka mengenakan pakaian seragam biru khas jamaah berada di antara 393 orang yang terpilih menjadi tamu Allah SWT kini dengan hati lapang siap menapakan kaki di Tanah Haram.

Perjalanan ibadah ini menjadi sangat berarti karena usia Lamakka yang sudah lanjut. Namun ia tampak masih bisa berjalan normal tanpa kursi roda seperti jamaah lansia lainnya.

Lamakka merupakan warga Desa Salotoraja, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng memiliki dua orang anak perempuan yang selama ini menjadi bagian penting dalam hidupnya.

Untuk pelunasan biaya ke Tanah Suci, dia menjual tiga ekor sapi serta dukungan keluarganya sebagai kekuatan utama hingga akhirnya ia bisa mewujudkan impiannya itu.

Meski fisik tak lagi muda, semangat Lamakka untuk menunaikan rukun Islam kelima tetap kuat. Penantian belasan tahun tidak menyurutkan tekadnya. Keberangkatannya menjadi potret keteguhan dan kesabaran seorang jamaah dalam menggapai panggilan Suci.

Bagi Lamakka, perjalanan ini bukan sekadar ibadah, tetapi juga menjadi penutup dari penantian panjang yang penuh doa dan harapan. Kini, langkahnya semakin dekat menuju Makkah, membawa harapan untuk meraih haji yang mabrur. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

50 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...
Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.