Lima Mobil Buggy Disiapkan Asrama Haji Surabaya untuk Mobilitas JCH Lansia dan Disabilitas
Selasa, 21 Apr 2026, 18:39 WIBSURABAYA, JAWA TIMUR - Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) menyiapkan fasilitas kendaraan khusus berupa mobil buggy untuk membantu mobilitas jamaah calon haji (JCH) lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas.
Kepala Sub Bagian (Kasubag) Umum Asrama Haji Surabaya Abdullah Mawardi mengatakan fasilitas tersebut digunakan untuk mengantar jamaah calon haji menuju kamar.
âBuggy khusus kami sediakan untuk melayani jamaah disabilitas sama lansia,â kata Mawardi saat ditemui wartawan di Asrama Haji Surabaya, Jawa Timur, Selasa.
Ia menjelaskan terdapat lima unit mobil buggy yang disiapkan dengan kapasitas berbeda, yakni 12 kursi untuk unit besar dan delapan kursi untuk unit kecil.
Mobil buggy tersebut, kata dia, beroperasi dari titik kedatangan jamaah, seperti Gedung Mina dan Muzdalifah menuju kamar penginapan.
Menurut Mawardi, penyediaan fasilitas ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan jamaah haji, khususnya bagi kelompok rentan.
Selain itu, pihak asrama juga memberikan keleluasaan bagi jamaah untuk memberi tanda khusus pada koper guna memudahkan identifikasi dan mencegah tertukar, mengingat hampir 50 persen jamaah calon haji tahun ini masuk kategori lansia.
âUntuk penanda, biasanya yang lansia kan tidak hafal. Jadi dari rumah sudah ada tandanya,â tuturnya.
Ia menambahkan bentuk dan dimensi penanda koper dibebaskan selama tidak melanggar ketentuan penerbangan.
Sementara itu, kata Mawardi, untuk barang bawaan kabin, jamaah diingatkan agar tidak membawa benda tajam maupun cairan melebihi batas yang ditentukan.
âGunting, pisau, silet itu tidak boleh. Cairan di bawah 100 mililiter boleh, di atas itu tidak boleh,â ucapnya.
Selain itu, lanjutnya, pihaknya mengantisipasi kemungkinan kerusakan koper dengan menyiapkan cadangan yang telah disediakan panitia.
âKalau rusak di sini, langsung diganti dari panitia, kalau saat penerbangan akan disediakan maskapai,â kata Mawardi.
Jamaah calon haji kelompok terbang (kloter) 1 dan 2 dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada Rabu (22/4) pukul 09.30 WIB dan 13.55 WIB melalui Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo.
Kedatangan Dua Kelompok Terbang
Diberitakan sebelumnya, Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) menerima kedatangan dua kelompok terbang (kloter) gelombang pertama jamaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Probolinggo, Kota Malang dan Surabaya, Jawa Timur, Selasa.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur Moh. Asâadul Anam mengatakan jumlah JCH pada dua kloter tersebut masing-masing sebanyak 380 orang, dan proses penerimaan kedatangan jamaah berjalan lancar.
âIni ada dua kloter, kloter 1 dan kloter 2 dari Kabupaten Probolinggo, satu jamaah Kota Malang dan satu jamaah dari Kota Surabaya dengan total 380 di kali dua, jadi 760 jamaah,â kata Anam saat ditemui wartawan di Asrama Haji Surabaya, Selasa.
Ia menjelaskan, proses administrasi yang dijalani jamaah calon haji meliputi pemeriksaan akomodasi, pembagian gelang identitas, paspor, termasuk aktivasi layanan Nusuk yang dilakukan di Gedung Mina untuk kloter 1, dan kloter 2 di Gedung Muzdalifah.
Menurut dia, kondisi kesehatan jamaah pada kloter awal tahun ini relatif lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, yang ditandai dengan minimnya penggunaan kursi roda.
âKalau kita lihat, yang menggunakan kursi roda sangat minim. Tahun-tahun sebelumnya bisa di atas 10 sampai 15 orang,â ucapnya.
Anam menambahkan, ketatnya proses pemeriksaan kesehatan atau istithaâah membuat jumlah jamaah berisiko tinggi dan lansia menurun dibandingkan tahun lalu.
Meski demikian, ia memperkirakan ada sekitar 50 persen jamaah masih tergolong lanjut usia (lansia) dan masih butuh perhatian lebih. Ant
- Asrama Haji Surabaya
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.