- Home
-
- Luar Negeri
-
- Indonesia Serukan Agar Asi...
Indonesia Serukan Agar Asia-Pasifik Perkuat Kerja Sama di Tengah Krisis Geopolitik
Selasa, 21 Apr 2026, 08:00 WIBJAKARTA - Duta Besar Indonesia untuk Thailand merangkap Komisi Ekonomi dan Sosial Asia dan Pasifik PBB (UNESCAP) Hari Prabowo menyerukan agar negara-negara Asia dan Pasifik terus memberi contoh kerja sama di tengah ketegangan geopolitik yang menekan sistem multilateral.
Dalam sambutannya saat pembukaan Sidang ke-82 UNESCAP di Bangkok, Thailand, Senin (20/4), Dubes mengatakan bahwa Asia Pasifik, meski dalam kondisi yang masih beruntung dengan gejolak yang terjadi, harus terus bergerak dan tak boleh terlena.
âAsia Pasifik harus memimpin dengan contoh. Janganlah kita teralihkan dengan rivalitas; kita harus terus dipandu oleh kerja sama demi kemajuan bersama,â kata Dubes Hari, sebagaimana disiarkan daring oleh UN Web TV, dipantau di Jakarta.
Asia Pasifik harus menjadi teladan bagi kerja sama internasional, dan UNESCAP harus menjadi jembatan bagi membangun kepercayaan melalui kolaborasi berdampak yang membawa hasil konkret bagi semua, termasuk kelompok yang paling rentan, kata dia.
Hari kemudian menyampaikan bahwa ketahanan Asia Pasifik terwujud berkat pembangunan yang berorientasi ke depan, sebagaimana ditunjukkan oleh capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) atau Agenda 2030 hingga inovasi di berbagai bidang.
âKita proaktif dalam menyambut sumber pertumbuhan baru, termasuk transformasi digital, ekonomi hijau dan biru, dan inklusi keuangan,â kata Dubes RI untuk Thailand itu.
Dengan keunggulan Asia Pasifik, Dubes Hari pun menyerukan agar negara-negara UNESCAP memastikan kawasannya âtak hanya menjadi motor penggerak dunia, tetapi juga sebagai kompas duniaâ.
Ia meyakini bahwa UNESCAP memiliki nilai strategis dalam menetapkan arah mencapai tujuan Agenda 2030 serta rencana ke depannya, dan anggota-anggotanya memiliki tanggung jawab bersama dalam mencapai target tersebut.
âKita harus bekerja keras demi martabat setiap manusia, termasuk melalui kemajuan ekonomi dan sosial,â demikian Dubes Hari.
Pertemuan ke-82 UNESCAP berlangsung pada 20-24 April 2026 di Bangkok, Thailand, dengan agenda utama menyerukan kerja sama yang lebih kuat guna memastikan âtidak ada seorang pun tertinggalâ di dunia yang sangat dinamis.
Lebih dari 477 peserta dari 58 negara anggota mengikuti pertemuan yang diselenggarakan bersama oleh UNESCAP, Azerbaijan, dan Thailand ini.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Hasil Forum Board of Peace: Indonesia Pimpin Rekonstruksi Gaza dan Deal Tarif Dagang
-
Harga Tiga Produk Emas di Pegadaian Hari Senin (11/8) Ini Relatif Stabil
-
Messi jalani Laga Terakhir di Argentina Saat Jamu Venezuela
-
Umrah Dinilai Jadi Sarana Penguatan Diplomasi Indonesia–Timur Tengah
-
Gigih Lakukan Pencegahan dan Penanggulangan, Palu Terima Penghargaan Percepatan Penurunan Stunting dari Kemendagri
-
Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Perkuat Sinergi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045
-
Ada Fitur Baru di Instagram: Repost dan Peta, Mirip Retweet di Twitter dan Share-Loc di WhatsApp
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.