Penanganan Sampah di Titik Rawan Hingga Perbatasan Gowa
Minggu, 19 Apr 2026, 23:50 WIBMakassar - Pemerintah Kota Makassar melalui Kecamatan Manggala terus mengintensifkan upaya menjaga kebersihan lingkungan melalui kerja bakti rutin, pembersihan saluran air, dan penanganan sampah di titik-titik rawan pembuangan sampah hingga ke area perbatasan Kabupaten Gowa.
"Menjalankan program kebersihan wilayah sesuai arahan Pak Wali Kota. Kami di Kecamatan Manggala, ada giat kerja bakti menjaga kebersihan wilayah adalah tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan sehat," kata Camat Manggala Ahmad di Makassar, Minggu.
Kecamatan Manggala merupakan wilayah di Makassar yang berbatasan langsung dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa (Antang). Karena lokasinya tersebut, warga setempat sering kali mendapatkan dampak lingkungan.
Sehingga pemerintah kota memberikan prioritas dalam bentuk tambahan kuota program iuran sampah gratis dan perhatian khusus terkait pengelolaan sampah, termasuk rencana pengembangan PSEL (Pengelolaan Sampah menjadi Energi Listrik).
Dalam aksi menjaga lingkungan, kata Ahmad, kegiatan pembersihan dilakukan pihak Kecamatan Manggala, tidak hanya difokuskan di tingkat kelurahan dan RT/RW, tetapi juga menjangkau wilayah perbatasan antara Kota Makassar dan Kabupaten Gowa.
Melalui Lurah Bangkala, Pemerintah Kecamatan Manggala menjalin koordinasi dengan Kelurahan Pacinongang, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan penanganan sampah dapat dilakukan secara terpadu.
"Kami tindak lanjuti dengan koordinasi bersama Lurah Bangkala. Saya juga turun langsung meninjau lokasi hingga malam hari untuk memastikan batas wilayah," ujar Ahmad.
Upaya kolaboratif lintas wilayah serta pendekatan persuasif yang dilakukan Pemerintah Kecamatan Manggala diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
Ia menambahkan, komunikasi intensif juga dilakukan dengan Lurah Pacinongang beserta jajarannya. Hasilnya, kedua wilayah sepakat menggelar kerja bakti bersama guna menuntaskan persoalan sampah di perbatasan tersebut.
Dalam proses pembersihan, Pemerintah Kecamatan Manggala turut memanfaatkan alat berat berupa ekskavator yang dipinjam dari warga di Kelurahan Bangkala.
Penggunaan alat berat dinilai mempercepat proses pengangkutan sampah ke armada pengangkut.
"Kalau hanya mengandalkan tenaga manual tentu membutuhkan waktu lama. Alhamdulillah, dengan bantuan ekskavator, sekitar 10 armada truk sampah berhasil diangkut dan lokasi kini sudah bersih," kata Ahmad.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Akhiri TPA Open Dumping, Tuntaskan Kedaruratan Sampah
-
Pasar Modal RI Salurkan Bantuan Pembangunan Jembatan Cikotak di Banten
-
Rupiah Hari Ini Melemah, Terseret Geopolitik! Ancaman Blokade Selat Hormuz oleh AS Bikin Pasar Panik
-
Mulai dari Rumah! Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah
-
Hanya 70 Menit, Carlos Alcaraz Mengamuk di Monte-Carlo, Sebastian Baez Jadi Korban Pertama
-
Alat Berat akan Dikerahkan untuk Membersihkan Sampah di Muara Angke
-
Diskusi dengan Gus Yusuf, Gubernur Jateng Soroti Strategi Atasi Kemiskinan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.