Kemenekraf Turun Gunung ke Minahasa, Amankan Video Klip Musisi Lokal untuk Gebrakan 2026
Minggu, 19 Apr 2026, 18:12 WIBJAKARTA -Â Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) melalui program AKTIF Musik secara resmi memberikan dukungan penuh bagi pengembangan talenta musik dari Sulawesi Utara melalui fasilitasi produksi video klip skala nasional.
Dua karya unggulan, yakni "Mulu-Mulu" oleh Angela Kaunang serta lagu bernuansa gospel "Jangan Pernah Menyerah" oleh duo Jesica Theresia Koloay dan Aron Fedri Pualalo, dipilih sebagai representasi kekayaan musikalitas Bumi Nyiur Melambai yang siap diperkenalkan ke publik luas pada akhir April 2026.
Single âMulu-Muluâ ini mengangkat fenomena sosial terkait kebiasaan bergosip dalam kehidupan sehari-hari dengan aransemen genre Electronic Dance Music (EDM) yang dipadukan dengan karakter khas Manado yang dikenal sebagai Disco Tanah. Video klipnya akan dirilis pada Selasa 21 April.
Sementara itu, duo Jesica Theresia Koloay dan Aron Fedri Pualalo dengan single bertajuk âJangan Pernah Menyerahâ akan dirilis pada Selasa, 28 April 2026 yang diproduksi bersama Formi Entertainment.
Lagu ini memadukan unsur musik kontemporer dan tradisi dengan nuansa gospel yang kuat sehingga menjadi cerminan karakter musikal khas masyarakat Manado.
Rangkaian pengambilan video klip musik tersebut telah dilaksanakan di Manado dan Minahasa Utara pada tanggal 24-28 Maret 2026 dengan penguatan nuansa visual yang senada dengan pesan lagu.
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya meyakini banyak talenta yang masih belum tersorot di daerah. Ia mengatakan kolaborasi untuk subsektor musik tak hanya di kota besar namun harus mengangkat talenta-talenta kreatif dari lokal ke tingkat nasional.
âProgram AKTIF Musik menjadi inisiasi yang berkelanjutan guna mendukung peningkatan kapasitas talenta-talenta subsektor musik di berbagai daerah. Tentu Kementerian Ekraf ingin menciptakan karya-karya baru yang lebih adaptif, kreatif, dan kompetitif,â kata Menteri Ekraf dalam keterangan pers, Minggu.Â
AKTIF Musik sebelumnya telah membawa ekosistem musik lokal semakin dikenal mulai dari Aceh, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Tengah, Samarinda, hingga Ambon.
Program ini tak sekadar mencakup aspek produksi, tetapi juga menguatkan pemahaman konseptual sekaligus peningkatan kapasitas kelembagaan yang diharap mampu mendorong laju pertumbuhan ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui fasilitasi Program AKTIF Musik, penguatan ekosistem musik lokal dan nasional senantiasa diwujudkan untuk mendorong promosi dan distribusi yang berdampak dalam penyerapan talenta-talenta kreatif.
- kemenekraf
- aktif musik
- teuku riefky harsya
- angela kaunang
- mulu-mulu
- disco tanah
Redaktur: alfred
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Tambang Emas Ilegal Disorot, ESDM–PPATK Bidik Aliran Dana Ratusan Triliun
-
Satu Orang Meninggal dalam Tabrakan Beruntun di Kota Batu
-
Tembus Pasar Amerika, Jenama Kriya Jogja Ini Jadi Incaran Dunia karena Ramah Lingkungan
-
BPH Migas: Program BBM Satu Harga Nasional Terus Perluas
-
Integrasi Puskesos dan Posyandu Perkuat Layanan Sosial Desa
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.